Korban Pasung di Ponorogo Dibebaskan

Ponorogo Berita-TKP.Com Tim gabungan dari Dinas Kesehatan dan kepolisian setempat bebaskan empat warga korban pasung di Kecamatan Sampung, Kabupaten Ponorogo. Empat warga itu dipasung di halaman rumah dan ruangan berukuran 2×3 meter.

“Sudah dinyatakan sembuh oleh dinas kesehatan, untuk itu kami lepaskan. Mereka hanya perlu pengawasan saja,” kata Kapolsek Sampung, Iptu Marsono, Rabu (18/9/2019).

Menurut Marsono, empat warga yang dipasung itu dulu sering mengamuk dan keluarganya khawatir mereka lari dari rumah. Dari empat orang yang dipasung, satu di antaranya hanya dirawat ibunya. Dan keputusan memasung juga atas persetujuan sang ibu.

Pelepasan pasung pasien gangguan jiwa tersebut dalam rangka menindaklanjuti anjuran Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ponorogo serta melihat perkembangan kondisi kesehatan pasien di wilayah kerja UPT Puskesmas Sampung, tambah Marsono.

“Semua pihak berharap pasien gangguan jiwa dapat sembuh kembali sehingga dapat kembali berbaur dengan masyarakat,” ujarnya.

Sementara, Kepala Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Dinas Kesehatan Ponorogo dr Yayuk Dwi Wahyuni menambahkan, data dari Dinkes Ponorogo tahun 2017 ada 56 pasien pasung, tahun 2018 ada 28 pasien pasung dan tahun 2019 ada 15 pasien pasung.

Menurutnya, pasien pasung baru disebabkan pemberian obat yang tidak teratur serta pengucilan dari masyarakat. Sehingga para pasien pasung yang awalnya sudah dibebaskan akhirnya dipasung kembali.

“Kita tetap mengupayakan bertahap mendampingi, bukan hanya mengobati, supaya pasien ini terbebas pasung,” ujar dr Yayuk.

Yayuk merinci, pada tahun 2019, ada pembebasan lima pasien pasung, kemudian dua pasien dan terbaru ada tiga pasien.(red)