Diklat Nasional Lembakum Indonesia Angkatan XIII

0
65

Bogor Berita TKP-Com Dalam upaya meningkatkan kemampuan kinerja dan pelayanan advokat dan paralegal akan pengetahuan tentang hukum dan hak asasi manusia. YAYASAN LEMBAKUM INDONESIA yang concern terhadap kedua hal tersebut memandang perlu sebuah pelatihan paralelgal dan Advokat.

Recognise and encourage the contribution of lawyers associations,universities,civil society and other groups and institutions in providing legal aid”. lebih lanjut dalam mendorong negara untuk melibatkan aktor-aktor lain dalam mengatur tentang bantuan hukum termasuk melibatkan paralegal dan mahasiswa hukum

Tentang  Advokat dan paralegal

Paralegal adalah orang yang bukan memiliki latar belakang pendidikan hukum tetapi mereka diberikan pengetahuan secara teknis dan praktis bagaimana menghadapi kasus-kasus hukum yang sering terjadi maupun mereka alami sendiri, Paralegal di Lembakum dan Penyedia Layanan Bantuan Hukum Lainnya,

paralegal sebagai pengalaman awal jenjang karier mereka di bidang hukum dan sinergitas profesi bagi akademisi di luar sarjana hukum, termasuk beberapa pemimpin di Lembakum Indonesia yang latar belakang pendidikan bukan di bidang hukum, jadi paralegal bukan berarti orang berpendidikan rendah seorang Doktor pun salah satu alternatif menjadi paralegal dalam melakukan bantuan hukum di masyarakat

Paralegal  menurut ketentuan berbagai pasal dalam Kemenkumham No. 1 ini diantaranya; secara litigasi, paralegal bisa memberikan bantuan berupa pendampingan advokat dari tingkat penyelidikan dan penuntutan, , pemeriksaan di pengadilan, dan menjalankan kuasa advokat terhadap penerima bantuan hukum di pengadilan tata usaha negara.

Secara non litigasi bantuan bisa berupa; penyuluhan hukum, konsultasi hukum, investigasi perkara, penelitian hukum, mediasi, negisoasi, pemberdayaan masyarakat, pendampingan di luar pengadilan, bahkan paralegal yang profesional mampu membuat perancangan dokumen hukum yang di Kodifikasikan berupa pembukuan jenis-jenis hukum tertentu dalam kitab undang-undang secara sistematis dan lengkap yang dilakukan secara terstruktur sinergitas dengan Lembakum Indonesia

Organisasi Bantuan Hukum hendaknya menggunakan haknya untuk melakukan rekruitmen paralegal dengan  mengembangkan pendidikan paralegal dan meningkatkan kemampuan paralegal sehingga faktor geografis dan keterbatasan advokat tidak menjadikan justifikasi tidak terpenuhinya hak atas bantuan hukum bagi masyarakat miskin dan marginal

Di dalam UU Bantuan Hukum dijelaskan pengertian dari Advokat dan paralegal, Secara umum berdasarkan pengalaman memberikan pelatihan kepada paralegal di Lembaga Bantuan Hukum (LEMBAKUM) maka  paralegal adalah setiap orang yang sudah terlatih dan mempunyai pengetahuan dan ketrampilan dibidang hukum  yang membantu penyelesaian masalah hukum yang dihadapi oleh orang lain atau komunitasnya sehingga bantuan hukum dapat merata di masyarakat

Dalam menjalankan perannya seorang paralegal disupervisi oleh advokat . Paralegal menjadi jembatan yang menghubungkan antara advokat dan komunitas masyarakat miskin diwilayah yang sulit dijangkau oleh advokat. Paralegal yang dididik oleh LEMBAKUM Dari pertama pendidikan dan pelatihan yang selalu di adakan oleh LEMBAKUM INDONESIA dimana paralegal adalah orang yang mempunyai komitmen untuk membantu mencegah dan menyelesaikan masalah hukum di masyarakat.

Materi pelatihan yang diberikan kepada paralegal berisi materi hukum dasar dan strategi advokasi sehingga nantinya paralegal Lembakum Indonesia dapat menjadi pendamping masyarakat untuk melaporkan kasus yang terjadi, serta menjaga koordinasi dan supervisi penanganan kasus ke advokat di setiap LEMBAKUM di Masyarakat yang mempunyai permasalahan hukum juga bisa mendapatkan diagnosa awal tentang permasalahan hukumnya dari paralegal.

Paralegal di Lembakum Indonesia selalu koordinasi membudayakan jejak pendapat kepada para advokat yang tergabung di ( LLC ) LEMBAKUM LAWYER CLUB Dan Badan otonom lain, Berharap Lembakum Indonesia akan mampu memperjuangkan apa yang memang menjadi hak dan kewajiban, sehingga dapat mendorong pemerintah lebih serius mensejahterakan rakyat Secara kesinambungan.

Secara khusus tujuan pendidikan dan pelatihan Paralegal dan Advokat yang diadakan oleh YAYASAN LEMBAKUM INDONESIA ini, antara lain:

Membekali para calon anggota dengan pengetahuan dasar hukum dan hak asasi manusia yang dapat melindungi haknya dalam melakukan perjuangan yang pro Justice serta pro demokrasi, sehingga mampu membuat solusi dan/atau strategi dalam penyelesaian kasus-kasus yang berhadapan dengan hukum.

Memberikan keterampilan dalam melakukan advokasi yang berkaitan dengan penerapan norma-norma hukum.

Membentuk jaringan (networking) antar Paralegal lintas sektor dan membentuk posko-posko Bantuan Hukum, sehingga dapat menjadi ”unit reaksi cepat” atau menjadi pertolongan pertama pada kasus dan/atau kejadian yang mereka hadapi

Dari hasil kegiatan ini target yang dicapai adalah terbentuknya paralegal pada setiap CABANG LEMBAKUM DAN LEMBAGA  BADAN OTONOM yang siap memperjuangkan tegaknya hak hak asasi manusia dan demokrasi dengan melakukan advokasi bagi masyarakat secara keseluruhan sesuai undang-undang bantuan dan perlindungan hukum sesuai dengan PERMENKUMHAM NO 1 tahun 2018

UU bantuan Hukum 16 tahun 2011UU republik indonesia nomor 18 tahun 2003 tentang ADVOKAT.(red)