Staf Kepresidenan Penasaran di Balik Perkembangan Banyuwangi

Banyuwangi Berita-TKp.Com Dipimpin Deputi II KSP Yanuar Nugroho Kantor Staf Kepresidenan (KSP) RI melakukan kunjungan ke Banyuwangi, rombongan staf presiden itu berniat mengompilasi strategi pengembangan daerah.

Yanuar mengatakan, jika salah satu tugas KSP adalah mendorong setiap daerah mencapai program Presiden Joko Widodo. Menurutnya, Banyuwangi adalah salah satu daerah di Indonesia yang secara bertahap mampu mengejawantahkan program tersebut.

“Saya rasa perkembangan Banyuwangi saat ini one of the best di Indonesia. Bukan sekadar skala ekonomi, tapi perkembangan daerah ini mampu menciptakan indikator pembangunan yang bagus. Seperti penurunan angka kemiskinan, ekonomi daerah yang bergerak. Kami kemari untuk lebih tahu cerita di balik layar perkembangan Banyuwangi akhir-akhir ini,” kata Yanuar, Senin (23/9/2019).

Yanuar menambahkan, pihaknya sudah bertemu jajaran Pemkab Banyuwangi yang dipimpin Bupati Abdullah Azwar Anas serta telah berdiskusi seputar pengembangan Banyuwangi.

“Itu menjadi pertemuan yang menarik. Ini akan jadi masukan bagi KSP tentang praktik-praktik pengembangan daerah yang baik,” ucapYanuar.

Sedianya, rombongan KSP ini akan berada di Banyuwangi selama tiga hari atau hingga 23 September. Mereka juga akan mengunjungi sejumlah tempat pelayanan publik.

“Praktik yang dilakukan Banyuwangi nyata sekali. Bagaimana transparansi dan pelayanan publik melalui Mal Pelayanan Publik dan Lounge Pelayanan Publik dan bagaimana daerah ini menggerakkan ekonomi kreatifnya dengan berbagai program yang digelar. Menarik,” ungkapnya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengungkapkan, pihaknya terus berupaya mendorong pengembangan daerah melalui strategi yang terfokus.

“Kalau tidak fokus, tidak akan berhasil. Pengennya mengembangkan semua sektor, tapi justru itu tidak akan berhasil. Makanya kami fokus ke sektor pariwisata sebagai lokomotif bagi penggerak sektor pertanian dan UMKM,” kata Bupati Anas.

Dalam kesempatan itu, Bupati Anas berterima kasih kepada pemerintah pusat yang terus memberi ruang bagi daerah untuk melakukan inovasi-inovasi.

“Sinergi pusat dan daerah jadi kunci wajib agar program-program di daerah bisa diakselerasi. Kami di daerah juga berupaya menerjemahkan arahan pemerintah pusat seoptimal mungkin. Misalnya, fokus Presiden Jokowi ke depan adalah soal SDM, maka kami di daerah langsung menyiapkan kebijakan pendukungnya,” Pungkasnya.(red)