Anggota TNI Probolinggo Tewas Dibacok Saat Gagalkan Pencurian Motor

0
152

Probolinggo Berita-TKP.Com Seorang anggota TNI tewas dibacok komplotan pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Perum Angguran Gang 1, Kelurahan Kebonsari Kulon, Kecamatan Kanigaran, Kota Probolinggo. Anggota TNI itu dibacok setelah menggagalkan pencurian motor.

Korban yaitu Sertu Bambang Irawan, saat itu memergoki pelaku sedang menyaroni motor Kawasaki Ninja di rumah Karyadi (48), warga setempat, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 03.00 Wib, Selasa (24/9/2019).

Saat berusaha menggagalkan aksi pencuri, Sertu Bambang yang sehari-hari berdinas di Kodim 0820 Probolinggo itu diduga dibacok pelaku sehingga ditemukan tergeletak penuh darah oleh Karyadi.

“Saya tahunya setelah ada teriakan maling dari terangga,” ucap Karyadi di lokasi kejadian.

Karyadi mengaku, sebelum teriakan itu ia dengar, dirinya tertidur pulas dan motor Kawasaki Ninja berwarna merah milik keponakannya itu terparkir di teras rumahnya.

“Itu motor milik keponakan, tukar pakai dengan mobil saya. Motor itu sudah seminggu di sini,” ucap Karyadi.

Mendengar teriakan maling, Karyadi langsung keluar rumah dan mendapati Sertu Bambang sudah tergeletak bersimbah darah di sebelah rumahnya.

“Saya dan warga lain membawa Pak Bambang ke rumah sakit, tapi kata dokter, beliau sudah meninggal dunia,” ujar Karyadi.

Aksi Sertu Bambang itu membuat pelaku gagal mencuri motor Ninja tersebut. Pelaku kabur dan meninggalkan motor curian itu di gang perumahan, tidak jauh dari lokasi kejadian.

Menurut warga, korban mengalami luka bacok di bagian tangan dan perut. Meski sempat dilarikan ke RSU Darma Husada, tapi nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia oleh dokter.

Sementara, Kasatreskrim Polres Probolinggo Kota AKP Nanang Fendi Dwi Susanto menyebut, ia dan timnya masih melakukan penyelidikan. Identifikasi dan olah TKP sudah dilakukan. Barang bukti di antaranya sebilah celurit dan sejumlah bawang diduga milik pelaku juga sudah disita.

“Kasus ini masih kami selidiki, termasuk meminta keterangan saksi,” pungkas Nanang.(red)