ACT Jatim Ajak Warga Surabaya Peduli Gempa Maluku

0
17

Surabaya Berita-TKP.Com Gempa di Ambon, Maluku masih dirasakan masyarakat lebih dari seribu kali gempa susulan terjadi akibatnya masyarakat kuatir dan masih tinggal di pengungsian.

Sampai saat ini dilaporkan 135.879 orang tepaksa menggungsi dari tempat tinggal mereka yang tersebar di beberapa wilayah di Maluku.

Aksi Cepat Tanggap Jawa Timur (ACT Jatim) bersama Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) menggelar aksi peduli gempa Maluku.

Aksi ini dilaksanakan di acara Car Free Day yang berada di Taman Bungkul, Jalan Raya Darmo Surabaya, Minggu (13/10/2019).

Berkolaborasi dengan beberapa komunitas, ACT bergerak menggalang kepedulian masyarakat untuk membantu saudara sebangsa yang mengalami bencana.

Salah satu komunitas yang tergabung adalah Komunitas Pantomim dari SMA N 21 Surabaya. Pantomim yang dibawakan komunitas memberikan daya tarik tersendiri bagi pengunjung CFD Taman Bungkul Surabaya.

Para pengunjung terlihat antusias untuk memberikan kepedulian terbaiknya bagi korban bencana gempa di Ambon.

“Kami turut senang diajak ACT untuk berkolaborasi bersama sehingga dapat turut serta membantu saudara-saudara kita terdampak gempa di Maluku,” ucap Tania salah satu anggota komunitas pantomim SMA N 21 Surabaya

Kepala Cabang ACT Jawa Timur, Wahyu Sulistianto Putro menyampaikan aksi ini adalah respon terhadap adanya bencana yang melanda saudara sebangsa.

“ACT serentak melakukan aksi di beberapa daerah se Indonesia, ini komitmen kami untuk membantu saudara-saudara kita yang masih tertahan di tenda-tenda pengungsian akibat gempa yang terjadi di Maluku,” ujarnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat mengabarkan kondisi terkini saudara-saudara kita di Maluku, sehingga banyak masyarakat Surabaya yang peduli.

“ACT Jatim terus mengajak warga Surabaya dan sekitarnya untuk menggalang kepedulian terbaik melalui rekening Aksi Cepat Tanggap BSM #77777 89664 atau Bank Mandiri #127 000 766 9623, selain donasi berupa uang ACT juga menerima donasi berupa natura dan kebutuhan pokok untuk dikirimkan langsung ke wilayah terdampak bencana,” imbuh Wahyu.(red)