Ratusan Reptil Adu Unik di Gedung Aula Baret Hitam Yonkav 8 Tank 

0
393
1. Baju Putih dewan juri JAVANESE saat keliling menilai para perserta yang mengikuti kontes Biawak keunikannya. Di Aula Baret Hitam, Minggu (20/10/2019). Sore ini

Pasuruan Berita TKP-Com Ratusan peserta dari komunitas pecinta reptil mengikuti kontes reptil di Aula Baret Hitam, Yonkav 8 Tank, Desa /  Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan. Minggu (20/10/2019). Sore ini Kontes reptil yang diselenggarakan oleh JAVANESE Salvator Locality Contest. Ketua Panitia Kontes Reptil, Arifian M.F, mengatakan, kontes digelar untuk menyalurkan hobi dan mengenalkan kepada masyarakat mengenai reptil.

2. Peserta mengelilingi seperti jarum jam untuk mengantikan hekadiran dewan juri penilaian

Kontes ini juga bertujuan untuk saling mengenal antara sesama komunitas pecinta reptil se-Indonesi. Juga menjalin komunikasi serta memberikan edukasi merawat reptil yang baik.

“Tujuan kontes ini, agar masyarakat makin banyak yang suka sama hewan, terutama reptil. Masyarakat awam harus tahu, bahwa reptil itu tidak harus dijauhi. Reptil juga bisa menjadi hewan peliharaan,” kata Arifin, kepada Media ini di sela – sela acara.
Dia mengatakan, kontes reptil sinergi Javanese ini sudah yang kedua kalinya.
“Ada angin segar, Mudah-mudahan ini makin hidup dan ramai pengunjung di anniversary selanjudnya,” ujarnya.
Ada pun kehadiran Gery, Ecko Exopets Jawa barat pada kontes ini, menurutnya, sebagai angin segar bagi pengetahuan para komunitas pecinta reptil Indonesia, khususnya di Kabupaten Pasuruan, Jawatimur.
“Ibarat musim kemarau, Gery itu penyejuk buat komunitas pecinta reptil. Kami bersyukur, bisa menghadirkan Gary dari Jawa barat dan Kota – kota lainya di Aula Baret Hitam, Yonkav 8 Tank ini,” tandasnya.
Ada pun kriteria yang dilombakan ada Empat kelas. Yaitu, 6 perveck , biges champion , 3 Bes karakter , 3 minus unik. Setiap reptil dinilai dari 1 tidak ada cacat , kesehatan, Warna, kualitas serta kebersihan dan berat badan.
“Yang terbaik termasuk Klok tidak dikatakan sehat
Pileg, mata merem gerakan minim, proposional tidak terlalu gemuk tidak terlalu kurus , Ke unikan motif
Dan ukuran” Tegasnya
Seperti yang dilakukan oleh Oktora, peserta asal Purwokerto Jawa tengah. Ia mengikutsertakan Biawak peliharaannya pada kontes kali ini. Mengatakan,
“Ada beberapa hal yang dinilai, seperti kesehatannya, motif, karakter dan anatomi badan reptil. Alhamdulilah, si Biawak ini pernah juara, mudah-mudahan pada kontes ini menang,” ujar oktora,Red