Pendukung Cakades Geruduk Polsek Tarokan, Sampaikan Dugaan Kecurangan Pilkades

Kediri Berita TKP-Com Masa tenang H-3 jelang Pilkades Desa Tarokan digegerkan ratusan warga Desa Tarokan, Kecamatan Tarokan, Kabupaten Kediri, menggeruduk Mapolsek Tarokan, massa tersebut ingin meminta keadilan kepada panitia Pilkades kabupaten, terkait dugaan kecurangan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Desa Tarokan. Sabtu (26/10/2019) warga melapor adanya salah satu kader calon kepala desa yang kedapatan meminta sejumlah surat panggilan pencoblosan, untuk kepentingan pribadi salah satu calon.

Informasi yang dihimpun dilapangan sempat terjadi ketegangan dalam peristiwa ini. Bermula ketika seorang panitia pemilihan yang hendak kabur. Namun dihadang oleh warga. Tetapi akhir dapat diredam oleh pihak kepolisian.Menurut Hanafi warga, dari 16 dusun di Desa Tarokan setidaknya terdapat ribuan surat panggilan yang diminta oleh oknum kader tersebut, guna kepentingan tertentu.“Kami meminta polisi segera mengusut tuntas kasus ini, agar tidak menimbulkan gejolak di masyarakat,” kata Hanafi

Kapolres Kediri Kota, AKBP Miko Indrayana, juga datang langsung ke lokasi untuk meredam emosi warga. Kapolres mengatakan, laporan warga akan di proses sesuai aruran berlaku, sementara warga dihimbau tetap tenang dan tidak terprovokasi.Desa Tarokan, terdapat 4 calon kepala desa yang akan bertarung pada 30 Oktober mendatang. Aparat kepolisian akan memberikan pengawalan lebih bagi daerah yang terdapat pilkades.

Sementara Kapolres Kediri AKBP Miko mengatakan, pihaknya akan mengawal kasus dugaan kecurang sebagai tanggung jawab keamanan saat pelaksanaan pilkades sepenuhnya menjadi tanggung jawab Polri, tentunya atas dukungan semua pihak, seluruh elemen masyarakat yang ada.“Pada prinsipnya ketika ada sesuatu hal, apapun yang menjadi perkara pada hari ini akan kita tangani agar Kapolsek bersama Muspika dan Babhinkamtibmas bersama tiga pilarnya, secara bersama-sama mengajak seluruh komponen masyarakat yang ada, bersama-sama menjaga lingkungan masing-masing agar tetap aman kondusif,” paparnya.

Lanjut Kapolres, Polisi punya standar dan aturan sendiri-sendiri dari laporan dan pemberian saksi-saksi kalaupun itu salah disampaikan salah, sebaliknya benarpun disampaikan benar.”Saya..sumpah janji saya akan melaksanakan tugas saya mengawal kasus dugaan kecurangan yang ada di Desa Tarokan, bagi masyarakat sampaikan kalau itu salah sampaikan salah dan kalaupun itu benar sampaikan benar karena saya seendiri merah putih,”pungkasnya di depan awak media