Jejak ‘Hidup’ Kampung Kemasan Kawasan Elit Ratusan Tahun di Gresik

0
113

Gresik Berita-TKP.Com Deretan bangunan kuno tampak terawat di kawasan Pasar Gresik. Konon, bangunan-bangunan kuno itu dibangun sekitar tahun 1800-an.

Deretan bangunan kuno itu bisa ditemui di Jalan Nyai Ageng Arem Arem, khususnya di Kampung Kemasan. Di kawasan ini, bangunan-bangunan kuno itu tampak terawat dan masih difungsikan sebagai tempat usaha hingga hunian.

Kampung Kemasan memang terdiri dari bangunan-bangunan kuno yang pada masanya tergolong sebagai kawasan elit. Sebab, kampung ini berdekatan dengan Pelabuhan Gresik yang saat itu menjadi pintu utama dan pusat perdagangan Kota Gresik dan sekitarnya.

“Karena alasan itulah, kawasan ini banyak dihuni oleh pedagang-pedagang kaya, termasuk buyut saya yang saat itu menjadi suplier kulit di seluruh Pulau Jawa,” kata Oemar Zaenuddin, salah satu pemilik rumah kuno di Kampung Kemasan, Rabu (11/12/2019).

Pak Nud-sapaan akrab Oemar Zaenuddin menyebut, sekitar tahun 1850-an ada seorang warga keturunan Tionghoa bernama Bak Lie Ong yang berprofesi sebagai perajin perhiasan. Nama Bak Lie Ong cukup terkenal pada zaman itu.

“Karena banyak orang yang datang ke rumah Bak Lie Ong untuk pesan perhiasan, maka lama-lama orang menyebut kampung ini dengan sebutan Kampung Kemasan,” ungkap Pak Nud.(red)