LPK-LI Geram Akan Layangkan Somasi SPBU Nakal Ke Pertamina

Sidoarjo Berita TKP-Com Kebijakan BPH migas yang membatasi penggunaan solar bersubsidi, tidak menghalangi niat pengusaha nakal untuk melakukan kecuranga. 
SPBU 54.612.58 yang beralamat di Jalan Raya Waru No 1A, Krajan Kulon Waru, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur,diduga menjadi salah satu SPBU yang menjadi langganan para pengusaha nakal untuk membeli solar bersubsidi dalam jumlah perton “Pengusaha nakal tersebut tidak segan memberikan sogokan agar para karyawan SPBU melayani pembeliannya.
Pantauan Media dilapangan, jenis solar subsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat yang berhak diduga menyimpang ke industri. Pasalnya, kuota solar subsidi yang dinilai mencukupi, namun karena terjadi penyimpangan,untuk memperoleh solar subsidi tersebut kini sangat sulit. Termasuk di eceran.
Dugaan penyimpangan itu disampaikan Kapim Korwil Jatim LPK-LI Dodik Firmansyah ketika melakukan monitoring menemukan adanya kejanggalan pada meteran nozel yang mana disitu tertera melebihi kapasitas tangki yang semestinya 100 liter pengisian masih terus berlanjut hingga melebihi kapasitas tangki  diatas 100 liter. Padahal standart sekelas colt diesel kapasitas maksimal 100 liter.
Ketika sopir dikonfirmasi atas kejanggalan tersebut, menyampaikan bahwa setiap kali melakukan transaksi, memberikan komisi Rp 30000; kepada petugas SPBU.Ditempat yang sama sopir menyampaikan hanya menjalankan perintah dari pengusaha BBM yang berna Zaenal.
Atas kejadian temuan ini pihak LPK-LI, akan melakukan somasi sesuai dengan tindakan kapasitasnya sebagai Lembaga Perlindungan Konsumen Lembakum Indonesia.”Kami adukan serta somasi dengan adanya tindakan yang berkontradiksi dengan UU No 22 pasal 55 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi,” ucapnya kami media
Sementara itu, Wakil SPBU waru yang diwakili Syakur membantah jika ada penyimpangan BBM subsidi pada pagi hari.”Sampai saat ini saya belum menerima laporan atas kejadian ini,”kami baru tau informasi kali ini.kalau memang ada anak buah saya yang bermain dengan pengusaha nakal kita akan kordinasikan dengan atasan kami agar ada sanksi keras para operator itu.kata Syakur
Adanya temuan LPKRI atas kejadian tersebut, pihak SPBU yang diwakili oleh Syakur dan beberapa stafnya melakukan klarifikasi dengan mendatangi kantor redaksi media BERITA TKP. Bersambung (RED)