Polda Jatim Ringkus Pengedar Pil Koplo Pembawa Senpi Ilegal

0
34

Surabaya Berita TKP-Com Dua orang warga Jember berinisial SA (34) dan DE (30) terpaksa diamankan petugas Ditreskrimum Polda Jawa Timur, karena telah kedapatan mengedarkan pil koplo jenis double L yang juga sekaligus kedapatan memiliki senapan api (senpi) rakitan ilegal.

Dihadapan awak media, AKBP Fadli Widyanto, Wadirreskrimum Polda Jatim mengatakan bahwa kedua tersangka ini sebenarnya sudah menjadi buruan polisi karena terpantau sering kali menjual pil double L sambil membawa senpi.

“Senjata api tersebut hanya untuk menakut-nakuti dan memberikan kepercayaan pada bandar,” ujarnya, Selasa (7/1).

Fadli juga menambahkan bahwa senpi tersebut didapatkan oleh tersangka dari ND warga Banyuwangi yang menggadaikannya kepada SA sebesar Rp5 juta, yang kemudian oleh SA senpi gadaian tersebut dibawa ke DE.

“Senpi tersebut selalu dibawa DE pada saat membeli pil double L kepada BG yang merupakan bandar pil doble L serta saat jualan pil ke pengguna, saat ini kepada ND dan BG kami lakukan pengejaran dan ditetapkan DPO,” ungkap Fadli.

Kepada petugas, tersangka SA mengaku bahwa Pil double L tersebut dijual dengan harga Rp10 ribu per poket yang berisi lima butir dengan omzet bisa mencapai Rp1,5 juta per hari.

“Sudah dua tahun (jual pil), kalau gunakan senpi baru empat bulan, itu hanya buat pegangan saja,” kata tersangka SA.

Atas perbuatannya, tersangka terancam pasal berlapis diantaranya, Pasal 1 UU DRT No. 12 tentang kepemilikan senjata api dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara.

Kemudian Pasal 196 UU RI No. 36 tahun 2009 tentang Kesehatan dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. (Dadang)