Diduga Hina Risma, Pemilik Akun FB Zikria Dzatil Ditangkap Polisi

0
149

Surabaya Berita TKP-Com Pemilik akun Facebook yang diduga menghina Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, ditangkap polisi. Pemkot beralasan ada desakan dari masyarakat.

Beberapa hari terakhir, publik sedang ramai membicarakan akun media sosial atas nama Zikria Dzatil.Pasalnya, akun tersebut diduga telah melakukan penghinaan terhadap Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini.

Unggahan yang dimaksud ia posting pada hari Selasa, 21 Januari 2020 kemarin.Kini polisi telah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut.

Usut punya usut, penyelidikan ini dilakukan setelah pihak berwajib mendapatkan laporan dari Bagian (Kabag) Hukum Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya. Hal itu disampaikan oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran.

“Pelapornya adalah Kabag Hukum Pemkot (Surabaya), yang menerima kuasa dari Ibu Wali Kota,” ujar dia.Tak lama setelah laporan itu dibuat, polisi berhasil mendeteksi dan megnetahui pemilik akun tersebut. Sudamiran menambahkan, sang pemilik terdeteksi berada di Jawa Barat.

Kini, polisi berhasil menangkap pelaku tersebut. Dirinya saat ini sedang dibawa menuju Surabaya untuk pemeriksaan “Kami sudah amankan, saat ini masih proses untuk pemeriksaan. Kalau sudah selesai akan dirilis Kapolrestabes,” kata Sudamiran dihubungi, Sabtu (1/2/2020).

Meski demikian, Polrestabes Surabaya masih perlu melakukan pendalaman terkait laporan terhadap akun media sosial yang dianggap melakukan penghinaan itu.Sebab, saat ditelusuri unggahan beserta akun media sosial itu sudah tidak diaktifkan oleh pemiliknya.

“Masih dalam tahap penyelidikan tentang akun itu, karena akun itu sendiri sekarang sudah tidak aktif,” terang dia. Sementara itu, Kepala Bagian Humas Pemkot Kota Surabaya Febriadhitya Prajatara mengakui bahwa Pemkot Kota Surabaya melalui kepala bagian hukum telah melaporkan akun tersebut kepada polisi.

Febri mengatakan, Pemkot melaporkan akun media sosial tersebut lantaran adanya desakan dari masyarakat “Inisiatif ini diambil karena melihat keresahan di masyarakat, baik melalui media sosial, maupun yang menghubungi langsung jajaran Pemkot Surabaya,” ujar Febri.

Dalam laporan itu, menurut Febri, Pemkot selaku pelapor telah menyertakan bukti-bukti kepada kepolisian, yakni berupa tangkapan layar diduga berisi hinaan yang diunggah akun Zikria Dzatil di Facebook.

Dalam bukti tangkapan layar, akun media sosial atas nama Zikria Dzatil diduga telah dua kali mengunggah foto  Risma dengan kalimat berisi hinaan.

Sebelumnya, Polrestabes Surabaya sudah memeriksa sembilan saksi terkait kasus dugaan penghinaan Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini oleh pemilik akun media sosial Facebook bernama Zikria Dzatil.

Kepala Polrestabes Surabaya Kombes Sandi Nugroho mengatakan, kesembilan saksi itu meliputi pihak pelapor, masyarakat maupun LSM.

Polisi, lanjut dia, pemeriksaan saksi dilakukan untuk mendalami dan mencari tahu orang yang “bersembunyi” di balik akun Facebook bernama Zikria Dzatil.

“Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera kita tindak lanjuti dan memprosesnya,” tutur Sandi di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (28/1/2020).

Sandi mengatakan, polisi ingin menangani kasus tersebut dengan cepat “Yang jelas, kami akan cepat memprosesnya. Ini untuk memberikan kepastian hukum kepada masyarakat, apalagi ini yang dilecehkan di media sosial adalah Wali Kota Surabaya,” kata Sandi.

Selain itu, polisi juga telah meminta keterangan ahli bahasa, ahli pidana dan ahli informasi dan transaksi elektronik (ITE). Hal itu dilakukan untuk dapat memastikan bahwa unggahan akun Facebook bernama Zikria Dzatil yang diduga menghina Risma tersebut mengandung ujaran kebencian.

“Nanti ahli bahasa yang menentukan, apakah kata-kata itu masuk ujaran kebencian, fitnah. Kami sudah mencoba koordinasi dengan ahli bahasa,” ujar Sandi.

Meski demikian, hasil dari keterangan saksi ahli itu, menurut Sandi, setidaknya sudah mengarah pada unsur perbuatan tindak pidana “Yang jelas fakta-fakta yang sudah temukan mengarah atau termasuk bagian tindak pidana,” tutur Sandi.

Puluhan orang mengatasnamakan diri sebagai Forum Arek Surabaya Wani menggelar aksi di depan Markas Polrestabes Surabaya, Jawa Timur, Jumat (24/1/2020). Mereka menuntut polisi untuk segera menindak tegas akun media sosial yang diduga telah melakukan penghinaan terhadap Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini.

Korlap Aksi, Widodo, mengatakan, akun yang diduga telah menghina Risma tersebut bernama Zikria Dzatil. Akun tersebut, kata Widodo, setidaknya telah beberapa kali mengunggah foto disertai keterangan bernada hinaan terhadap Risma.

“Pada tanggal 16 Januari akun atas nama Zikria Dzatil mengunggah foto Ibu Tri Rismaharini di media sosial Facebook dengan keterangan bertuliskan, ‘Anjirr.. Asli ngakak abiss.. Nemu ni foto sang legendaris kodok betina’ disertai foto Bu Wali,” kata Widodo.

Kemudian, lanjut Widodo, pada 22 Januari 2020 pihaknya juga menemukan unggahan bernada hinaan oleh akun lain atas nama Farel Grunch, yang juga merendahkan Risma “Akun atas nama Farel Grunch dengan caption bertuliskan ‘Calon TKW lagi ditraining mau dikirim ke Arab Saudi’,” ujar Widodo.

Widodo berpendapat, unggahan tersebut telah melukai perasaan warga Kota Surabaya, khususnya kepada Risma secara personal. (Tri Rismaharini ) Sebab, kata dia, unggahan bernada kebencian tersebut dinilai tidak mencerminkan watak demokrasi yang sehat “Kami sangat menyayangkan adanya perilaku yang tidak terpuji dari beberapa oknum yang telah merendahkan martabat dan harga diri Bu Risma, kami minta polisi segera menindak tegas,” tutur dia.

Sebagai bentuk dukungan moral terhadap Risma, puluhan orang dari Forum Arek Surabaya Wani ini pun mendesak Polrestabes Surabaya untuk segera menangkap pelaku penghinaan terhadap Risma.”Kami minta pelaku dihukum yang seadil-adilnya,” ujar dia. (Red)