Jakarta Berita TKP-Com Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat bergerak cepat menangkap dan menahan empat orang tersangka dalam perkara tindak pidana korupsi penjaminan L/c Import PT ASEI terhadap PT MPP. Yang diduga merugikan keuangan negara senilai Rp 20,3 milyar.

Menurut Kepala Kejaksaan Negeri  (Kajari) Jakarta Pusat Riono Budisantoso, SH pihaknya sudah menahan empat orang tersangka dalam perkara tindak pidana korupsi penjaminan L/c Import PT ASEI terhadap PT MPP. “Empat orang yang ditahan saat ini adalah pimpinan dari terdakwa perkara yang sudah kami disidangkan itu , “ujar Riono  di Jakarta.

Lebih lanjut, ketika ditanya mengenai perkara sebelumnya yang sudah disidangkan Riono megatakan untuk lebih jelasnya silahkan tanya Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidsus), Dr Muhammad Yusuf. Berhubung Yusuf  sedang sibuk, dia mendelegasikan kepada Kasubsi  Penuntutan, Pandu Wardana.

Menurut Pandu, pihaknya sudah menangkap Perdana Putra Mohede. Ia ditangkap pada Selasa 28 Januari 2020 pukul 23.00 Wib, di rumahnya.”Sebelum ditangkap dia sudah dua kali kami panggil secara patut, namun dia tidak mengindahkannya,” ujar Pandu di kantornya. Tersangka untuk sementara dilakukan penahanan di Rumah Tahanan Negara Salemba cabang Kejaksaan Agung.

Sebelum penangkapan itu, pada Senin, 27 Januari 2020 pukul 21.00 WIB. Tim Penyidik Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat juga telah melakukan penahanan terhadap 3 orang tersangka dalam perkara tindak pidana korupsi penjaminan L/c import oleh PT ASEI terhadap PT MPP ini.

Ketiga orang tersangka tersebut yaitu Human Mintaraga, Musa Harun Taufik dan Danu Prihantara. Mereka ditahan di Rumah Tahanan Negara Cipinang. “Para tersangka diduga telah melanggar pasal 2 ayat (1) UU 31/1999 Jo UU 20/2001 tentang Tindak Pidana Korupsi,” tandasnya. (Red)