Wartawan Tulungagung Ditangkap

0
53

Wartawan Tulungagung ditangkapTulungagung Berita- TKP.Com-Seorang wartawan menggebrak mobil Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dan teriak domba tak bisa makan karena wilayah karena wabah virus corona, Selasa (31/3/2020). Kabupaten Kejadian sedang berlangsung di kompleks pendopo.

Saat itu sang bupati keluar kantor untuk kegiatan penyemprotan disinfektan di seputar Kota Tulungagung, Jawa Timur.

Slamet Ridwan, nama wartawan itu, dibekuk petugas di depan pintu gerbang Pendopo Kabupaten Tulungagung. Slamet Ridwan mengeluarkan suara dengan nada tinggi ke arah Mobil yang ditumpangi Bupati Maryoto Birowo karena memberlakukan kebijakan larangan operasional warung-warung kopi, kafe dan tempat hiburan di Tulungagung.

“Bagaimana, pak? Anak saya tidak bisa makan,” teriaknya sambil menghadang dan menggebrak mobil dinas yang ditumpangi Bupati Maryoto.

Saat itu, Kabag Humas Pemkab Tulungagung Galih Nusantoro dihabiskan dan digiring pria berjuluk “Banteng” itu ke tepi jalan guna memberi ruang jalan bagi kendaraan dinas bupati untuk melintas. Namun sesuai menurut, Ridwan menolak kasar dan menolak Galih hingga tentang pelipis kanan.

“Kami langsung mengundang yang diundang,” ucap Kasat Sabhara Polres Tulungagung AKP Shaim Soimun.

Atas tindakannya, pertarungan bisa dijerat dengan pasal-pasal tentang ketertiban umum dan keputusan-keputusan para pejabat negara. Petugas Satpol PP yang berjaga dan melihat kejadian ini mengatakan bahwa berjuluk pemuda Banteng yang diklaim dari kendaraan mobil Honda CRV model baru warna putih.

Ia terpantau bersama tiga rekannya di dalam kendaraan, sebelum kemudian turun sendiri dan menuju ke arah pintu gerbang dan menghadang arak-arakan mobil Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dengan cara merentangkan kedua lalu.

Melihat hal itu, lanjutnya, petugas Satpol PP yang berjaga mencoba memindahkan aksinya. Bahkan saat menunggu diamankan ke Mapolres Tulungagung, Banteng ditolak. (Red.)