Nganjuk Berita TKP _Com Menanggapi isu miring di media sosial mengenai pembagian sertifikat program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Nganjuk yang diserahkan secara simbolis oleh Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidayat, Pihak Pemdes Desa Kuncir didampingi Kepala BPN Nganjuk angkat bicara.

Kepala Badan Pertanahan Negara (BPN) Nganjuk Edison saat penyerahan sertifikat PTSL warga Desa Kuncir Kecamatan Ngetos di SMPN 1 Ngetos, Kamis (1/10/2020) mengatakan bahwa penyerahan sertifikat ini seharusnya diserahkan secara langsung oleh Presiden Jokowi, pasalnya sertifikat program PTSL ini merupakan program prioritas nasional dari Bapak Presiden.

Namun mengingat waktu yang singkat maka tidak mungkin jika Presiden yang turun ke semua kabupaten Kota di seluruh Indonesia. Sehingga Presiden menginstruksikan kepada Kepala Daerah setempat untuk menyerahkan sertifikat-sertifikat tersebut, artinya di Kabupaten lain juga seperti itu, salah satunya di Kabupaten Nganjuk.

“Bapak Ibu sekalian bahwa kegiatan ini bukan bersifat politik tapi ini memang kewajiban dan perintah langsung dari Bapak Pimpinan yang ada di pusat supaya kepala daerah masing-masing untuk menyerahkan sertifikat, ” jelasnya.

Lanjut Edison, ia menegaskan bahwa hal ini tidak ada sangkut pautnya dengan kepentingan politik Bupati, menurutnya seluruh kalangan masyarakat harus mengerti bahwa pembagian sertifikat ini merupakan tugas dan kewajiban Bupati yang menjabat sebagai Kepala Daerah bukan karena ada maksut dan tujuan tertentu.

Dalam kesempatan yang sama Kepala Desa Kuncir Hajja Wiwik menyebutkan Desa Kuncir sampai saat ini tercatat sudah mengantongi sertifikat sebanyak 1519 bidang sertifikat.

Dalam rinciannya Desa Kuncir pada tahun 2020 telah menerima sejumlah 1519:bidang sertifikat, sehingga jika dikalkulasi Desa Waru ini tanahnya hampir tersertifikatkan semua meski tinggal sedikit yang belum.

“Dari 1519 sertifikat yang sudah diselesaikan sudah 800 sertifikat dan akan dibagikan pada masyarakat pada hari ini di Desa Kuncir, ” Terangnya

Dalam acara tersebut turut hadir Bupati Nganjuk H. Novi Rahman Hidayat, Wabup Nganjuk Marhaen Djumadi, Kepala Badan Pertanahan Nasional Nganjuk, Camat Ngetos, Kapolsek Ngetos, serta masyarakat penerima Sartifikat tanah tersebut. (Marta/Kres/Kusno)