Dua Pasangan Bukan Suami-Istri Digrebek Satpol PP Kota Kediri, Diduga Sedang Berbuat Mesum

Dua pasangan bukan suami - istri, saat diamankan di Mako Satpol PP Kota Kediri sesaat setelah di grebek di salah satu rumah kostKEDIRI, Berita TKP – Disaat tenaga dan fikiran seluruh petugas Satpol PP Kota Kediri terkonsentrasi untuk melakukan pencegahan wabah pandemi covid-19, tetapi masih ada juga pengaduan masyarakat terkait ulah dua pasangan yang bukan pasangan suami – istri diduga mereka sedang berbuat dosa didalam kamar kost. Karena saat digrebek Satpol PP Kondisi lampu dalam keadaan mati dan pintu kamar dalam keadaan terkunci dari dalam, bahkan petugas pun harus menunggu lama hingga pintu kamar di buka, terlihat juga saat membukakan pintu pakaian mereka terkesan acak-acakan.

Dua pasangan yang bukan suami-istri tersebut digrebek dan selanjutnya diamankan di Mako Satpol PP Kota Kediri dari sebuah rumah kos di Jalan Masjid Al Huda, Kota Kediri, Jumat ( 06/11/20 ) malam karena mereka diduga sedang berbuat dosa.

Mendapat pengaduan masyarakat terkait hal tersebut maka tim khusus Satpol PP Kota Kediri langsung bergerak cepat menuju lokasi yang dimaksud, “NUR KHAMID, Kabid Trantibum Satpol PP Kota Kediri lewat pesan WA nya mengatakan, “Saat penggrebekan tersebut ada dua pasang muda-mudi yang berhasil diamankan petugas atas dasar laporan masyarakat yang resah dengan dugaan asusila yang sering dilakukan penghuni kos. Hasilnya petugas mengamankan NKN, warga Sambiroto Kayen Kidul Kediri dan pasangannya FRN asal Bandar Lor Kediri. Selain itu petugas juga mengamankan pasangan lain yakni AVA, warga Tinalan Pesantren Kediri dan pasangannya MRF asal Palembang. Saat diperiksa petugas, masing-masing pasangan berada dalam kondisi kamar kos yang tertutup rapat.

Selanjutnya, kedua pasangan bukan suami istri itu diamankan petugas ke Mako Satpol PP Kota Kediri untuk pembinaan lebih lanjut dengan mendatangkan keluarga pasangan tersebut, Selain itu, petugas juga memanggil pemilik tempat kos untuk dimintai keterangan. Jika terbukti ada pelanggaran, maka kami pastikan akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku saat ini. (Bang Roy)