Tersangka Nganggur Karena Corona, Pilih Jualan Obat Pil Dobel L

Surabaya, BeritaTKP.Com  – Dalam keadaan susah mencari pekerjaan di masa pandemi Covid-19  membuat Sony Reporwanto (22) , warga Jalan Bandarejo I, Sememi, Benowo nekat menjadi pengedar obat pil dobel L. Namun sial dalam aksinya, belum lama menjadi pengedar tersangka ditangkap anggota Reskrim Polsek Lakarsantri dan dijebloskan ke jeruji besi.

Terungkapnya kasus peredaran obat pil dobel L ini berawal dari informasi masyarakat sekitar bahwa sering ada transaksi obat pil dobel L di Jalan Manukan. Anggota Reskrim lalu melakukan kring serse di Jalan Manukan dan mengintai tersangka, Kamis malam (5/11) sekitar pukul 22.00 malam.

Tak lama kemudian,  tersangka saat melintas di lokasi. Setelah benar dipastikan target sasaran, anggota polisi lalu memberhentikan tersangka dan melakukan penggeledahan.

Dari tangan tersangka, anggota polisi menemukan satu plastik besar yang berisi lima botol plastik vitamin. Nah, di dalam botol tersebut berisi obat pil dobel L.

“Jumlah obat pil dobel L atau pil koplo 5 ribu butir. Dimasukkan dalam botol plastik,” ungkap Kapolsek Lakarsantri AKP Hendrix Kusuma Wardhana, didampingi Kanit Reskrim Iptu Suwono, kemarin.

Ditemukannya barang bukti narkoba tersebut membuat tersangka tak bisa mengelak. Dia lalu digiring ke Mapolsek Lakarsantri berikut dengan barang bukti.

Dari hasil pemeriksaan, lanjut Hendrix, tersangka mendapatkan barang tersebut dari Fandi, warga Porong, Sidoarjo. Namun, tersangka tidak melakukan transaksi langsung. “Komunikasi lewat telepon. Barang tersebut di ranjau di Jalan Petemon depan minimarket,” bebernya.

Perwira dengan tiga balok kuning di pundaknya itu menambahkan, obat pil koplo tersebut hendak dijual kembali dan dipakai tersangka.

Sementara itu, tersangka Sony Reporwanto mengatakan, ribuan obat pil koplo tersebut hendak dijual kembali ke teman-teman lainnya. Ia nekat menjual obat-obatan terlarang itu karena alasan tidak memiliki pekerjaan.

“Saya nganggur, sebelumnya kerja kuli. Cari kerja saat pandemi covid-19 susah. Saya jual per botol isi seribu butir Rp 800 ribu,” ucapnya sambil menunduk.

Pria bertato di lengannya ini, mengaku mendapatkan keuntungan tiap botol obat pil dobel L Rp 100 ribu. Bisnis jualan pil koplo tersebut baru digeluti oleh tersangka baru-baru ini.  /af