Lagi, Ngamen Amal Komunitas POOS Nganjuk Tembus 2 juta Disumbangkan Warga Miskin

NGANJUK, Berita TKP – Di tengah pandemi corona, kepedulian sosial terhadap warga miskin yang menjadi kelompok yang paling rentan, terus terjadi di berbagai daerah.

Seperti yang ditunjukkan oleh sekelompok Persatuan Orang-orang Sosial (POOS) Nganjuk yang tergabung dalam komunitas masyarakat Nganjuk. Dengan mengamen di pinggir jalan, komunitas pemusik dan penyanyi muda Kabupaten Nganjuk vini, mengumpulkan sumbangan bagi warga miskin.

Satino yang akrab dipanggil Mbhno Ketua POOS Nganjuk kepada media ini, Minggu (29/11/2020) pagi mengatakan komunitas sosial melakukan penggalangan dana dengan cara mengamen di beberapa titik lampu merah di wilayah Kota Nganjuk

Uang dari hasil mengamen itu dipakai untuk membantu warga miskin yang terdampak COVID-19.

Menurutnya, ide untuk menggelar aksi sosial ini, berangkat dari keprihatinan komunitas ini melihat kondisi warga miskin yang terdampak ekonominya akibat dari pandemi COVID-19 ini.

Sebagai pengiat sosial dijalan untuk membantu warga miskin terdampak adalah dengan cara mengamen. Mengingat komunitas gabungan dari para media dan komunitas Tuna Rungu yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat

Lanjutnya, uang yang telah terkumpul dari hasil mengamen, selanjutnya dibelikan paket sembako.

“Dari hasil teman-teman ngamen ini, uang yang terkumpul itu kita gunakan untuk membeli sembako,” ungkap Mbhno, demikian ia akrab disapa.

Lanjutnya, jumlah paket sembako yang berhasil tersalurkan terkumpul uang 2.100.000 juta, yang diberikan kepada warga miskin yang terdampak corona. Selain itu, ada beberapa warga miskin juga kita berikan sedikit uang untuk meringankan beban mereka.

“Bantuan paket sembako itu, kita langsung antar ke rumah-rumah warga miskin yang terdampak COVID-19 di Desa Sukoharjo Kecamatan Wilangan. Sebelumnya, kami sudah mendata. Kalau warga yang tidak mendapatkan bantuan, kita langsung berikan uang tunai,” jelas Satino

Satino menambahkan, untuk ke depan, pihaknya akan terus melakukan penggalangan dana dengan cara mengamen.

“Hanya melalui ngamen, kami sebagai komunitas sosial sudah bisa membantu mereka. Poin yang ingin kami tanamkan dalam diri sendiri itu, kepedulian. Sebagai masyarakat Nganjuk kita juga harus peduli sesama,” jelasnya.

Ia menambahkan, bantuan paket sembako yang disalurkan memang tidak seberapa, tetapi ini merupakan aksi nyata dan kepedulian yang tulus dari komunitas yang biasa disebut POOS. (Marta/Kasmari/Kres)