Akibat Hujan Deras Luapan Kali Sabruk Jadi Banjir

0
34

Mojokerto, BeritaTKP.Com –Usai hujan yang menguyur di sejumlah wilayah di Kabupaten Mojokerto, Selasa (1/12/2020) malam, menyebabkan sejumlah desa terendam banjir. Di Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto ada dua desa yang terendam.

Tak lama kemudian di Desa Pakis, air banjir masuk ke rumah warga di Dusun Pakis Wetan sekira pukul 02.00 WIB pada, Rabu (2/12/2020) dini hari. Ada sekitar 10 rumah warga terdampak akibat luapan Kali Sabruk yang ada di sisi utara Dusun Pakis Wetan.

Kepala Dusun (Kadus) Pakis Wetan, Sutrisno ,55, mengatakan, malam hujan turun dengan deras sekitar pukul 21.00 malam WIB hingga pukul 03.00 dini hari WIB. Air masuk dalam rumah sekitar jam 2-3 dini hari, ada 10 rumah. Padahal di sini tidak pernah banjir,” ungkapnya.

Masih kata Sutrisno, namun air luapan Kali Sabruk dari arah Kecamatan Jatirejo tersebut surut jelang Rabu pagi. Meski air luapan Kali Sabruk yang masuk rumah sudah surut, namun area sawah milik warga dengan tanaman padi masih terendam. Ada sekitar 4 hektar tanaman padi milik warga terendam banjir.

Pada saat ini, “Kalau yang ini umurnya baru 2,5 bulan, sebulan lagi panen tapi masih bisa diselamatkan. Yang di sisi utara sana, sudah kuning tanaman padinya. Baru kali ini kayak gini jadinya, dulu pernah banjir tapi tahun 90 an. Semalam itu hujan deras, petir dan lampu mati,” katanya.

Sementara di Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan, air merendam sekitar 11 rumah di Dusun Lengkong. Air banjir akibat avour Sungai Sungai Penewon yang terjadi peningkatan debit air. Air masuk ke jalan dengan ketinggian 30 cm sampai 60 cm dan rumah dengan ketinggian 10 cm sampai 20 cm.

Dan akhirnya, “Ada 11 rumah di RT 03 RW 01 yang terdampak luapan avour Sungai Penewon. Air masuk rumah sekitar pukul 01.00 WIB dengan ketinggian 10 cm sampai 20 cm. Sementara di jalan desa dengan ketinggian 30 cm sampai 60 cm,” tambah salah satu anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, Wawan. /kasmari/kuswanto