Pasca Gunung Semeru Meletus, Masyarakat Penambang Pasir Masih Normal Beraktivitas

0
48

Lumajang, BeritaTKP.Com – Usai peristiwa gunung semeru meletus penambang pasir tradisional di aliran lahar Semeru Besuk Sat Desa/Kecamatan Pasrujambe Lumajang masih melakukan aktivitas seperti biasanya.

Warga seakan tidak khawatir dengan kondisi Gunung Semeru yang sempat mengeluarkan awan panas dengan menutup aliran lahar di Besuk Kobokan, Desa Supiturang Kecamatan Pronojiwo.

Pantauan berita TKP, para penambang dengan tenang melakukan aktivitas penambangan pasir untuk dinaikan ke bak dumptruk. Bahkan, sejumlah dumptruk keluar masuk ke kawasan Besuk Sat yang ada di Utara Aliran Besuk Kobokan.

Pada saat ini, “Kalau disini aman, kalau Besuk Kobokan sudah ditutup dan berbahaya pagi penambang,” papar seorang penambang, Rabu (2/12/2020).

 “Kalau sungai Besuk Sat aman, kalau ada larangan tidak akan mengambil disini,” papar  Usman salah seorang sopir dumptruk.

Sekedar diketahui, sejak material awan panas Semeru menutup aliran sungai Besuk Kobokan. Bupati Lumajang, Thoriqul Haq menghimbau masyarakat tidak bisa melakukan aktivitas penambangan di aliran lahar Semeru.

“Untuk sementara penambang pasir dihentikan, sambil menunggu rekomendasi dari PVMBG,” jelas Cak Thoriq. /asep/sudiko