Penginapan Oyo Jadi Sasaran, Maling Gasak Motor Vario

Surabaya, BeritaTKP.Com  – Kembali aksi pelaku curanmor. Kali ini pencurian motor terjadi di penginapan Oyo, Jalan Dukuh Kupang Timur, Surabaya, Minggu (29/11), pukul 15.51. Korbannya, Juned (31) ,  warga Simo Tambaan Sekolahan.

Terjadi ulah si maling, sepeda motor Honda Vario warna hitam nopol L 2667 CB yang dipakai korban raib. Adik ipar korban, Anang, mengatakan bahwa motor yang hilang adalah motor istrinya, Mujiati. Namun, saat itu motor dipinjam kakaknya, Juned, dipakai ke penginapan Oyo di Jalan Dukuh Kupang Timur. “Dipakai kakak saya. Baru diparkir sebentar sudah hilang dicuri,” paparnya kepada berita TKP, Senin (30/11).

Anang menjelaskan, motor diketahui hilang sekitar pukul 17.30  menjelang magrib. Setelah itu kakaknya langsung mencari tahu keberadaan motor dan meminta tolong kepada resepsionis penginapan untuk membuka rekaman video CCTV. “Itu kan di CCTV pelakunya beraksi pukul 15.51. Pelaku datang dari seberang jalan. Motor sudah dikunci setir,” bebernya.

Dari hasil  video rekaman CCTV berdurasi 1 menit 18 detik, pelaku datang ke lokasi sasaran berjalan kaki sambil mengoperasikan ponsel. Dia lalu masuk menghampiri motor korban yang diparkir di teras penginapan Oyo bersama dua motor lain.

Tak lama kemudian, pelaku mengeluarkan kunci T dari dalam saku celana samping kiri. Lalu melihat situasi sekitar. Setelah dipastikan aman, pelaku yang memakai kaos hitam, celana pendek putih itu lantas duduk di jok motor dan merusak kunci setir motor milik korban.

Tak butuh waktu lama, kunci setir motor berhasil dirusak oleh maling. Pelaku menuntun motor keluar. Karena motor tidak dapat distarter, pelaku menyalakan motor dengan cara stater kaki. Setelah mesin nyala, kaburlah dia membawa motor. “Kemarin sama teman-teman sudah lapor ke Polsek Sawahan dan sudah olah TKP,” terang pria yang bekerja di Dinas PMK Kota Surabaya itu.

Kanit Reskrim Polsek Sawahan Iptu Ristitanto saat dikonfirmasi membenarkan bahwa korban sudah melapor, Senin (30/11). ”Kami masih berupaya menangkap pelaku dengan bukti rekaman CCTV,” kata Ristitanto.  /ams/lh