Tuban, BeritaTKP.Com –Digegerkan tiga hari ini, jagad media sosial dihebohkan video viral tentang deretan truk yang mengirimkan belasan mobil baru pesanan warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Gihanto Kepala Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban membenarkan video itu. Mobil baru yang ada di video itu hanya sebagian kecil saja.

“Jadi yang beli mobil bersamaan di hari Minggu, 17 unit. Untuk yang lainnya sampai sekitar 180 unit,” Rabu (17/2/2021).

Gihanto menjelaskan, warganya membeli mobil bukan untuk dipamerkan, tapi karena kebutuhan.

Karena itu, “Memang kebutuhan dari penerima. Sekian banyak, ada yang belum punya mobil. Ada juga yang sudah punya. Untuk bepergian satu keluarga. Ada yang pick up untuk bekerja juga,” kata dia.

Uang untuk membeli mobil-mobil tersebut berasal dari hasil pembebasan lahan oleh PT. Pertamina. Luas lahan yang dibebaskan mencapai 225 hektare dengan jumlah pemilik juga 225 orang.

Pertamina menghargai tanah warga dengan harga Rp600-800 ribu/meter, sehingga nominal yang didapatkan pemilik tanah bervariasi, mulai Rp36 juta hingga sampai Rp26 miliar.

Menurut Gihanto, proses pembebasan tanah hanya membutuhkan waktu setahun.

PT Pertamina juga sudah memberikan edukasi mengelola keuangan dan investasi kepada warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban.

“Warga kebanyakan dipakai untuk membeli tanah lagi, renovasi rumah, didepositokan, dan beli mobil,” kata Gihanto.  /Red