Desa Batok Optimalkan Desa Wisata Untuk Tingkatkan PADes

0
89

Dinilai bisa menjadi salah satu penyumbang pendapatan asli desa (PADes) yang cukup besar, Desa Batok Kecamatan Gemarang Kabupaten Madiun serius mengembangkan inovasi Desa Wisata “WATER PARK BATOK”.

Water Park Batok tersebut terletak di Dusun Kambatan RT.19 RW.03 dan dilengkapi dengan wahana kolam renang atau waterboom, taman bunga, tempat bermain anak, dan stan foto serta fasilitas pendukung yang lain seperti Masjid, Gasebo, kamar mandi, dll.

Untuk mempercepat pembangunan pengembangan inovasi desa wisata tersebut, Desa Batok alokasikan anggaran dari Dana Desa (DD) tahun 2019 senilai Rp.128.000.000,- , Bantuan Keuangan Kusus (BKK) tahun 2019 senilai Rp.200.000.000,- dan di tahun 2020 ini
dari Dana Desa senilai Rp.311.356.000,- .

Kepala Desa Batok Sutiono menjelaskan pembangunan dan pengembangan inovasi desa wisata tersebut bertujan untuk menyediakan wisata yang murah bagi masyarakat sekitar yang nantinya bisa menjadi Icon Desa Batok. Senin(28/12)

“Kalau nanti sudah di buka secara resmi untuk umum, diharapkan di tahun 2021 sektor pariwisata di Desa Batok bisa menjadi daya tarik pengunjung lokal maupun dari luar daerah, sehingga pendapatan asli desa ikut meningkat” ungkapnya.

Water Park Batok tersebut dikelola oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Sendang Kamulyan Desa Batok yang difungsikan sebagai pemanfaatan pengembangan potensi desa.

“Selain itu Water Park Batok tersebut juga bertujuan untuk menyerap tenaga kerja atau pemberdayaan mayarakat dengan menanam modal, ataupun dengan BUMDes” Pungkasnya. (DYN)