Surabaya, BeritaTKP.Com  – Bahan incaran jaman sekarang anak di bawah umur ke pria hidung belang, seorang pria bernama Nizar Safiq (18), warga Jalan Anusanata, Desa Sawotratap, Gedangan, Sidoarjo, ditangkap Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polrestabes Surabaya.

Pelaku  ditangkap saat berada di sebuah apartemen di kawasan Rungkut, Surabaya. Pelaku ditangkap saat hendak menjual korban ke pria hidung belang yang mengajak bertemu langsung di lokasi.

Pengungkapan kasus tersebut bermula ketika Unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya mendapat informasi sebuah grup Facebook (FB). Grup FB bernama Pasar Baru Lendir Online Surabaya ini menawarkan anak di bawah umur untuk teman kencan. Dari hasil penyelidikan akhirnya diketahui pelaku yang menjalankan bisnis tersebut.

 Tak lama kemudian, “Pelaku mengunggah jika tertarik jasanya untuk menghubungi via WhatsApp (WA) dan ada nomor teleponnya,” jelas Kanit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya Iptu Fauzi.

Anggota Unit PPA yang menyelidiki kemudian memancing korban dengan menyamar sebagai pelanggan. Pelaku menawarkan jasa seks tersebut seharga Rp 650 ribu. Saat berada di apartemen, pelaku langsung diringkus. “Kami juga amankan korban yang hendak dijual. Korban masih berusia 14 tahun,” katanya.

Pelaku Nizar mengaku bahwa melakukan jual jasa seks tersebut karena butuh uang setelah dipecat karena efek pandemi. Kesulitan ekonomi membuatnya gelap mata. Hingga akhirnya ia bertemu dengan  AA warga Sidoarjo yang masih berusia 14 tahun. Mereka bertemu Februari lalu dan pelaku  menawarkannya untuk dicarikan pria hidung belang.

Pelaku kemudian membuat grup FB untuk mencari pelanggan. Pelaku memasang tarif booking open (BO) Rp 650 ribu dengan tempat disediakan pelanggan. “Pelaku menjanjikan pembagian Rp 350 ribu untuk korban. Sisanya untuk jasanya mencari pelanggan,” terangnya.  /Red

 

Sebarkan Berita