Warga Desa Margopatut, Sawahan Harus Waspada Pada Retakan Tanah saat Hujan

Nganjuk, BeritaTKP – Sebanyak kurang lebih 50 rumah di tiga RT Dusun Petung Ulung, Desa Margopatut, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, kini harus lebih waspada.

Tanah ditiga RT Dusun Petung Ulung, Desa Margopatut, Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk harus waspada karena dusun tersebut mengalami retak sepanjang 200 meter dengan lebar retakan sekitar 10 sampai 15 centimeter bahkan retakan tanah sudah berdampak pada sejumlah bangunan rumah warga yang tinggali kurang lebih 50 kk.

Pada titik retakan saat ini sudah terpasang alat pendeteksi dini pergerakan tanah namun sudah sejak beberapa bulan ini alat tersebut tidak berfungsi kembali. sementara tidak berfungsinya alat deteksi dini bencana tersebut kini telah dilaporkan ke BPBD setempat dan akan segera ditindak lanjuti.

Pihak desa bersama Forpimcam setempat selalu memberikan imbauan kepada warga agar lebih waspada saat malam hari dan mengungsi terutama saat turun hujan untuk antisipasi terjadinya tanah longsor.

Kepala Desa Margopatut, Solikin menjelaskan ” Retakan sudah kami waspadai, karena lokasi tersebut rawan longsor, sementara sudah kami himbau warga kami yang disana, tanah retak ini telah kami dilaporkan ke BPBD setempat.”

Muspika kecamatan sawahan juga telah membentuk sejumlah posko pengungsian dan juga posko bantuan ditempat yang lebih aman.

Sementara itu, saat siang hari sebanyak 150 jiwa yang berada di dekat lokasi retakan kini masih beraktivitas seperti biasa, namun saat malam hari dan turun hujan warga memilih mengungsi di posko pengungsian ataupun di rumah sanak saudara khusus untuk lansia saat ini sudah dilakukan evakuasi dan telah diungsikan ditempat yang aman ada juga yang memilih mengungsi di luar Dusun Petungulung. (tim)