Kabupaten Kediri Lakukan Vaksinasi Covid-19 Secara Serentak

Kediri, Berita TKP – Kabupaten Kediri secara serentak melakukan vaksinasi covid-19 tahap kedua secara amandanhalal pada Kamis (25/02/2021).

Menurut Plt. Kadinkes, dr. Bambang Triyono Putro dalam pelaksanaanya dibagi tujuh lokasi diantaranya Convention Hall SLG, Joglo Kantor Pemkab, Lapangan Tennis Pemkab, Ruangan Dinas Pendidikan, Ruangan Kantor Ketahanan Pangan dan Peternakan, RSUD SLG dan RS Aura Syifa.

Sehari sebelumnya, kelompok TNI dan Polri, bertahap kalangan DPRD, ASN, tenaga pendidik dan pekerja swasta“Sebanyak 2.440 vial yang diterima untuk vaksinasi tahap kedua secara bertahap telah kami lakukan vaksinasi sesuai 11 kelompok penerima.”

Para penerima vaksin harus mematuhi Promes dan harus menjalani pendataan ulang, kemudian pemeriksaan kesehatan dan kemudian dilakukan vaksinasi.

Salah satu lokasi vaksinasi covid -19 yaitu diKawasan perkantoran Pemkab Kediri tepatnya dilapangan tenis terlihat Ketua DPRD Dodi Purwanto bersama seluruh wakil rakyat beserta staf Sekretariat Dewan turut dalam data penerima vaksin.

“Kami pastikan bahwa vaksin ini aman dan bagian dari program pemerintah untuk mencegah penularan Virus Covid-19,” ungkap Dodi Purwanto ketua DPRD Kab Kediri dihadapan media usai divaksin.

Sementara itu Ketua DPD Partai NasDem yang juga Wakil Ketua Komisi 1, Lutfi Mahmudiono juga menerima vaksin covid-19, kepada awak media Lutfi mengaku tidak merasakan efek sakit atau gejala lain pada tubuhnya. “Bahwa vaksin ini untuk mencegah penularan virus, bahwa ini merupakan kebutuhan seluruh warga harus divaksin untuk meningkatkan imunitas,” jelasnya.

Menurut anggota tim medis yang ikut menangani suntikan ini menjelaskan bahwadi Lapangan Tenis yang mengikuti suntikan vaksin covid-19 berjumlah 300 orang.

“Sesuai SOP, setelah disuntik di meja tiga, diminta setengah jam untuk menjalani observasi untuk mengantisipasi adanya KIPI, Kejadian Ikutan Pasca Vaksinasi.

Vaksin ini termasuk benda asing, mungkin ada alergi atau sebagainya dipantau dalam waktu 30 menit.” (mur/dlg)