SURABAYA, BeritaTKP.Com – Syaifuddin Sahab pemuda berusia 22 tahun mengalami luka bacok dan meninggal dunia di garasi samping rumahnya yang dijadikan gudang rosokan. Pembunuhan tragis itu terjadi di Jalan Tenggumung Wetan Gang Mangga, Surabaya, Selasa (2/3) pukul 10.13.

Jenazah Syaifuddin Sahab dibawa ke RSUD dr Soetomo

Syaifuddin diduga dibacok dua kali di bagian perutnya. Adik korban, Anjas Sifak ,16, mendengar keributan dari samping rumahnya. Ia kemudian keluar rumah dan melihat tubuh kakaknya sudah dalam keadaan terkapar bersimbah darah. Anjas lalu menjemput ayahnya yang sedang bekerja tak jauh dari rumahnya.

“Saat itu belum meninggal, sempat membuka matanya,” kata Anjas ketika diwawancara awak media di depan rumahnya.

Setelah itu, korban dievakuasi ke RSUD dr Soetomo. Anjas mengaku tidak tahu siapa pelaku pembacokan tersebut. Hanya saja, ia mendengar suara keributan dari samping rumahnya. Terakhir ia melihat kakaknya sedang masuk ke dalam gudang untuk bekerja memilih rosokan. Sementara ia langsung masuk kamar untuk tidur.

“Katanya bawa pedang seperti golok tapi panjang,” ujarnya.

Ketua RT 11 Surono menuturkan, saat kejadian itu bapak dan ibu korban sedang  bekerja. Di rumah tersebut hanya ada korban dan adiknya. Namun, adiknya tidur di kamar. Warga sekitar tidak mendengar teriakan dari lokasi kejadian karena tetangga di depan rumah korban kebetulan sedang ada hajatan.

Namun, Surono mengaku sempat melintas di depan rumah korban hendak mengambil uang pensiun. Ia melihat korban berada di depan rumahnya seperti menunggu seseorang. Surono juga mendapat informasi dari warga ada orang yang sebelumnya menunggu di mushalla. Namun, tidak ada yang mengenal. Ciri-ciri pria tersebut sama dengan pelaku. “Dugaan saya sudah ditunggu di mushalla itu,” jelasnya.

Sebuah rekaman CCTV tetangga korban menjadi bukti peristiwa pembunuhan tersebut. CCTV menyorot aktivitas di depan rumah korban. Saat itu, sebelum kejadian ada seorang wanita mengendarai sepeda motor Honda Vario datang ke rumah korban. Kemudian ia masuk, korban keluar dan memasukkan motor wanita tersebut.

Tak berselang lama, seorang pria yang mengendarai sepeda motor Yamaha Mio Soul datang. Kemudian ia turun dan masuk ke dalam garasi rumah korban. Kemudian wanita tersebut keluar seperti kebingungan, kemudian masuk kembali dan kabur menggunakan motornya ke arah barat.

Warga yang curiga sempat mendatangi rumah korban.  Kemudian pria tersebut keluar sambil mengacungkan pisau ke arah warga dan melarikan diri ke arah barat.

Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Gananta datang ke lokasi. Tim Inafis juga sudah datang ke lokasi kejadian dan melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Namun, bercak darah dan lain-lain sudah hilang dibersihkan dengan air. Polisi menemukan ada cipratan darah di dinding garasi.

Gananta mengatakan, pihaknya masih menyelidiki motif pembunuhan ini. “Dugaan sementara, pelaku adalah suami sah wanita yang masuk ke rumah korban,” ujarnya.

Pihak kepolisian sudah mengantongi identitas pelaku, inisialnya HS. Korban sendiri diketahui meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit dengan dua luka bacok. Diduga di bagian tangan dan perutnya.

“Keterangan keluarga wanita, yang diduga istri pelaku ini baru sekali ke rumah tersebut. Senjata tajam yang digunakan juga dibawa kabur pelaku,” tandasnya. /Npr/Red