GRESIK, BeritaTKP.Com – Vaksinasi tahap dua kepada pedagang pasar di Gresik dimulai hari ini, Jumat (5/3/2021) pagi. Ratusan pedagang pasar yang menjajakan dagangannya di Pasar Gresik perlu divaksinasi guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Bupati Gresik saat berbincang dengan pedagang pasar yang menerima vaksinasi

Ada empat meja berjejer sebagai tahapan vaksinasi, mulai dari meja 1 pendaftaran, meja 2 screening, kemudian meja 3 pemberian vaksin dan meja 4 observasi dan pencatatan setelah 30 menit menerima vaksin.

Pedagang pasar masuk dalam target vaksinasi tahap dua, sebab pedagang termasuk orang yang paling rentan terpapar Covid-19. Meskipun saat ini tidak ada klaster pasar di Gresik, yang ada hanya transmisi lokal atau antar warga.

Tujuan utama vaksinasi di masa pandemi yakni untuk menciptakan kekebalan komunitas atau herd immunity. Vaksinasi juga diharapkan dapat mengurangi transmisi/penularan Covid-19, menurunkan angka kesakitan, dan kematian akibat virus Corona.

Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengatakan ada 800 pedagang yang menjalani vaksinasi perdana di Gresik. Lokasi pemberian vaksin di dua lokasi pasar, yaitu pasar Driyorejo sebanyak 276 pedagang, kemudian pasar Baru Gresik sekitar 500 lebih pedagang.

“Mudah-mudahan vaksinasi berdampak pada pemulihan ekonomi pasar di Gresik. Pedagang pasar sehat, masyarakat tidak ada kekhawatiran untuk pergi belanja ke pasar,” ujarnya, Jumat (5/3/2021).

Vaksinasi yang dilakukan di pasar baru Gresik jalan Gubernur Suryo dipantau langsung oleh Wakil Bupati Gresik, Aminatun Habibah atau Bu Min. Gus Yani, sapaan akrabnya berharap ekonomi di pasar bisa berjalan seperti semula.

Ia juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk tetap menerapkan protokol kesehatan, disiplin menggunakan masker, mencuci tangan dan menjaga jarak menjadi kunci utama.

Salah satu pedagang penerima vaksinasi di Pasar Driyorejo, Marlikah mengaku tidak merasakan apa-apa saat dan sesudah menerima vaksin. Pedagang ikan dan daging ini mengaku badannya merasa seperti biasa saja.

“Tidak ada rasanya, ya kaya disuntik biasa cekit sudah begitu saja,” pungkas warga desa Petiken, Kecamatan Driyorejo.

Dalam proses vaksinasi itu, Gus Yani diajak berswafoto oleh pedagang pasar yang telah menerima vaksinasi sambil menunjukkan bukti selembaran penerima vaksin di atas panggung.  /Npr/Red