Jakarta, BeritaTKP.Com -Mempertegas komitmennya mengenai aturan larangan  kendaraan roda dua atau lebih masuk jalur Transjakarta atau busway.

Pengendara motor melintasi jalur bus Transjakarta

Direktur Operasional PT TransJakarta Prasetia Budi di Jakarta, menyampaikan bahwa pihaknya konsisten mengimplementasikan semua aturan yang berlaku. Salah satunya Pasal 2 Ayat (7) peraturan Daerah (Perda) DKI Jakarta Nomor 8 Tahun 2007.

“Hingga saat ini masih banyak pengendara ‘nakal’ yang kedapatan nekat memasuki jalur busway,” ungkap Prasetia.

Hal ini disampaikan menyusul kejadian beberapa pengendara sepeda motor yang kedapatan menerobos jalur busway di sekitar halte Taman Kota, Koridor 3 (Pasar Baru-Harmoni) pada Rabu 3/3/21 sekitar pukul 07.40 WIB.

Dalam video amatir yang tengah beredar, terlihat dua orang petugas sterilisasi jalur tengah menghadang beberapa pengendara motor yang bersikeras menerobos jalur busway.

Bukannya merasa bersalah, Salah satu pengendara justru turun dari motornya dan memaksa untuk membuka portal, bahkan memarahi petugas.

“Kami sangat menyayangkan insiden ini karena jalur busway tidak untuk kendaraan selain TransJakarta. Nekat memasuki jalur busway bisa sangat berbahaya bagi diri sendiri juga pengendara lain,” ungkap Prasetia.

Kata Prasetia, kejadian ini bukan yang kali pertama, sudah sering terjadi dan bahkan memakan korban jiwa. Untuk itu, manajemen BUMD DKI Jakarta ini akan selalu tegas dalam menegakkan aturan-aturan yang berlaku seperti penindakan pengendara penerobos jalur busway.

Prasetia  memastikan untuk pengimplementasian peraturan ini berjalan dengan baik, TransJakarta melengkapi semua armada dengan CCTV baik di bagian depan dan belakang bus, menyediakan portal-portal khususnya di daerah padat serta menurunkan petugas sterilisasi jalur.

“Kami juga bekerja sama dengan Polda Metro Jaya dan Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Selanjutnya, TransJakarta mengimbau semua masyarakat untuk mari bersama-sama menjalankan aturan yang berlaku dengan semestinya,” pungkasnya.  SH/Red