Jember, BeritaTKP.Com – Ungkapan Bupati Hendy Siswanto idenya untuk meningkatkan okupansi penumpang pesawat sekaligus mengenalkan potensi wisata di Kabupaten Jember.

Suasana Bandar Udara Noto Hadinegoro Jember.

Salah satu rencana dan ide yang ditawarkan Hendy, yakni menawarkan maskapai penerbangan selain menjual tiket untuk penumpang ke Jember. Juga penumpang tersebut, mendapatkan tiket terusan gratis ke seluruh lokasi wisata yang ada di Jember.

Solusi awal yang ditawarkan Hendy itu, tidak kemudian hanya memberikan perintah dan saran. Namun ujar Hendy, Pemkab Jember akan mengadakan subsidi bagi maskapai penerbangan. Membantu biaya pengadaan tiket terusan ke seluruh lokasi wisata di Jember itu.

“Kami kemarin bertemu dengan beberapa maskapai, salah satu contohnya ini (mengenalkan potensi wisata di Jember), maskapai itu, untuk hidup kembali di kota kita, saya menawarkan ide. Di Jember harus ada penerbangan tiap hari, (sekaligus) setiap tiket nanti bisa keliing ke tempat-tempat wisata free (gratis),” ujar Hendy saat dikonfirmasi di kegiatannya berkeliling ke tiap-tiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) di Jember, Sabtu (6/3/2021).

Ide yang diutarakan Hendy itu, katanya, Pemkab Jember harus ikut berperan aktif dalam memberikan solusi, agar penerbangan di Jember tetap ada dan aktif.

 “Tentunya supaya para maskapai penerbangan ini bisa terbang terus, tidak hanya memikirkan okupansi tempat duduk saja,” ujarnya.

Sekaligus ide itu, lanjutnya, juga untuk membantu mengembangkan potensi wisata di Kota Tembakau ini.

“Kita (Pemkab Jember awal memberikan subsidi) untuk juga ikut (berperan aktif), ada saran dan pemda nantinya memasukkan ke harga tiket (diupayakan) yang diberikan untuk masuk ke seluruh tempat wisata di jember,” ungkapnya.

Diharapkan dengan ada ide awal itu, menjadi pancingan bagi investor untuk mau berkenan membuka peluang di Jember.

“Bahkan terkait city tour kita juga programkan. Banyak cara bagaimana para investor masuk ke Jember. Tidak hanya orang masuk (ke Jember begitu saja). Tapi bagaimana agar juga.mau memberikan keuntungan di Jember,” ujarnya.

“Maaf saya juga orang bisnis, sehingga kita pun berpikir bisnis,” sambung pria yang juga pengusaha itu.

Sehingga tidak hanya investasi tapi malah merugi. “Tapi kita berpikir bagaimana jika investasi dengan kasih voucher (istilahnya dalam menerapkan konsep pengembangan wisata, dan menarik maskapai pesawat),” ungkapnya.

Namun demikian, Hendy menambahkan, kaitan kebijakan yang nanti dia ambil tidak akan serta merta dilakukan secara serampangan.

“Tapi nantinya akan kami kaji terlebih dahulu, tentunya sebagai bentuk kekompakan Pemerintah Kabupaten Jember. Pembahasan kajian, juga harus bersama dengan DPRD Jember. Kita kaji bersama, sehingga keputusan yang diambil itu. Adalah hasil dari koordinasi bersama Pemerintah Kabupaten Jember,” ujarnya.  AR/Red