Gresik, BeritaTKP.Com – Informasi mengenai diperiksanya jajaran PDAM Giri Tirta Gresik oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di kantor Badan Pemeriksa Keuangan RI perwakikan Jawa Timur, telah dikonfirmasi kebenarannya oleh Dirut PDAM Giri Tirta Gresik, Siti Aminatus Zariyah.

Direktur utama PDAM Gresik, Siti Aminatus Zariyah.

Ia menyatakan, pemeriksaan KPK berkaitan dengan dugaan korupsi di dua perusahaan rekanan PDAM Gresik yakni PT Dewata Bangun Tirta (DBT) dan PT Drupadi Agung Lestari (DAL).

“Saya ditanya seputar penyusunan studi kelayakan feasibility study atau FS. Pertanyaannya hanya seputar itu serta bagaimana masalah penyerapan anggarannya,” ujarnya, Rabu (31/03/2021).

Informasi yang didapatkan, MoU proyek instalasi pengelohan air di Legundi, Driyorejo dengan investasi Rp 47 miliar yang dilakukan rekanan pertama PT Dewata Bangun Tirta (DBT). Sementara rekanan kedua PT Drupadi Agung Lestari (DAL) membangun proyek rehabilitation operation transfer di Krikilan, Driyorejo dengan investasi sebesar Rp 86 miliar. Kedua proyek bernilai rp. 133 miliar tersebut dilakukan pada tahun 2012.

“Saat itu yang melakukan MoU bukan saya tapi Pak Muhammad,” pungkasnya.

KPK juga turun ke lokasi. Yakni, di perusahaan rekanan PDAM PT DBT dan PT DAL tepatnya di Legundi dan Krikilan Driyorejo, Gresik. AR/Red