Gresik, BeritaTKP.Com – Rifqi Robethoh Akbar ,20, pemuda asal Desa Cangaan, Kecamatan Ujungpangkah dan Putri Hardiyati ,22, asal Desa Dalegan, Kecamatan Panceng, Gresik dua pasangan kekasih yang hendak menikah malah diringkus polisi karena kedapatan mengedarkan narkotika jenis sabu.

Pasangan kekasih diamankan polisi bersama barang bukti.

Kedua pasangan kekasih tersebut, diringkus polisi di sebuah mini market. Tepatnya, di Jalan Raya Bungah Gresik. Akibat kejadian tersebut, kini kedua pasangan muda-muda itu batal menikah karena ditetapkan sebagai tersangka.

Terbongkarnya kasus narkoba ini bermula saat anggota Reskrim Polsek Bungah mengintai gerak-gerik kedua pelaku. Saat keduanya sedang duduk di atas sepeda motor sambil menunggu seseorang di depan minimarket di Desa Bungah. Keduanya terlihat sedang menunggu seorang pembeli.

Bukan pembeli yang datang, melainkan petugas yang menyamar sebagai pembeli. Usai kepergok petugas kedua langsung digeledah.

Sewaktu digeledah, kedua pelaku ini sempat bersilat ludah. Mereka sempat beralasan sedang menunggu teman. Namun, petugas menemukan satu bungkus rokok berisi dua bungkus klip berisi sabu. Barang haram itu didapat di dalam saku celana depan sebalah kanan pria bertato.

“Kami temukan bekas bungkus rokok warna merah didalamnya terdapat satu plastik klip besar berisi satu plastik klip kecil terdapat sabu siap edar dengan berat timbang masing-masing 1 gram dan 0,14 gram,” ucap Kapolsek Bungah AKP Sujiran.

Karena terbukti, sepasang kekasih ini langsung digelandang menuju Mapolsek Bungah untuk diproses hukum lebih lanjut. Selain poket sabu siap edar didalam bungkus rokok. Dari tangan pelaku diamankan satu unit motor matic W 2021 DD serta dua unit seluler sebagai barang bukti.

Berdasarkan hasil pemeriksaan petugas, otak dari peredaran sabu ini malah dari pelaku perempuan bernama Putri. Keduanya nekat menjadi budak sabu untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta untuk biaya menikah. Saat ini kedua pasangan yang gagal menikah itu, juga dijerat pasal 114 ayat 1 Jo pasal 112 ayat 1 Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI nomor 35 Th 2009 tentang Narkotika. SH/Red