Surabaya, BeritaTKP.Com – Aksi kompak empat pemuda satu kampung di Putat Gede Timur, Surabaya yang nekat merampas beberapa HP di warung kopi di daerah Simo Pomahan dilakukan karena mereka ingin pesta minuman keras.

Keempat pemuda itu yakni M Rifai ,29, Oki Dwi Pradana ,19, M Basarudin ,23, dan Alvian ,23,. Mereka mengaku baru pertama kali melakukan aksi pencurian. “Baru sekali pak, rencana uangnya untuk pesta miras bersama,” ungkap salah satu pelaku, Oki Dwi Pradana di Mapolsek Sukomanunggal, Selasa (6/4/2021).

Keempat pelaku dibawa ke Polsek Sukomanunggal

Sementara itu, Kapolsek Sukomanunggal Kompol Esti Setia Oetami mengatakan dalam menjalankan aksinya, empat pelaku tersebut memiliki peran yang berbeda.

Oki yang berperan sebagai eksekutor, masuk warung kopi di Simo Pomahan Surabaya untuk mencari sasaran pengunjung yang lengah. “Pelaku ini (Oki) berpura-pura beli minuman. Saat ada pengunjung yang lengah, pelaku meminjam korek kepada korban dan langsung merampas HP. Pelaku juga mendorong korban hingga terjatuh,” ujar Esti.

Setelah mendapatkan HP, lanjut Esti, Oki melarikan diri menuju Rifai yang menunggu di atas motor dan bersiap untuk kabur. Namun, pada saat hendak melarikan diri, warga yang mengetahui korban berteriak langsung mengamankan Rifai.

Merasa HP nya dirampas, korban berteriak dan mengejar pelaku. Pada saat Oki menuju pelaku yang bertugas sebagai Joki ini (Rifai), warga sekitar langsung mengamankan Rifai,” Lanjutnya.

Kanit Reskrim Polsek Sukomanunggal, Iptu Marji Wibowo mengatakan tertangkapnya empat pelaku itu setelah polisi melakukan pengembangan dari Rifai. Pada saat Rifai dihajar massa oleh warga, Oki melarikan diri dan menuju rumah Basarudin untuk menyerahkan HP hasil curian.

“Jadi setelah melarikan diri, Oki ini menyerahkan HP hasil curiannya kepada Basarudin dan dilanjutkan ke Alvian. Para pelaku ini adalah satu kampung dan satu RT,” kata Marji.

Atas perbuatannya, keempat pelaku diancam hukuman 5 tahun penjara. /Npr/Red