Mojokerto, BeritaTKP.Com – Anggota Satnarkoba Polresta Mojokerto bersama dengan Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Mojokerto melakukan penggeledahan dan pengecekan kamar narapidana di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Mojokerto.

P4GN yang digelar di Lapas Klas IIB Mojokerto.

Penggeledahan dan pengecekan kamar narapidana tersebut dilakukan dalam rangka pelaksanaan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). Para narapidana juga menerima sosialisasi terkait P4GN dan tes urine.

“Kami Polresta Mojokerto, BNNK dan Lapas Klas IIB Mojokerto bersatu serta bersinergi dalam upaya pemberantasan narkotika. Ini merupakan bentuk kepedulian bersama akan kondisi di seluruh wilayah yang kian marak dengan berita peredaran narkoba,” ucap Kapolresta Mojokerto, AKBP Deddy Supriyadi.

Pemberantasan narkoba tidak hanya dengan penindakan, tapi pencegahan harus dioptimalkan. Menurutnya, narkoba bukan hanya masalah lokal tetapi masalah nasional sehingga keterlibatan seluruh komponen adalah suatu keharusan.

“Kami ada dan hadir di masyarakat, warning buat yang masih main-main dengan narkoba. Sesuai dengan slogan kita, ‘Kalian Boleh Sembunyi tapi Kami Terlatih untuk Mencari. Diharapkan dengan kegiatan tersebut bisa meminimalisir peredaran gelap narkoba khususnya di Lapas Klas IIB Mojokerto,” tegasnya.

Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Mojokerto menemukan tahu goreng berisi sabu-sabu. Makanan tersebut diselundupkan ke lapas oleh salah satu pengunjung pada, Rabu 24/3/2021 lalu.

Sekitar pukul 09.45 WIB, petugas mencurigai aksi salah satu pengunjung berinisial D. Pasalnya, dia hendak menitipkan barang untuk warga binaan. Perempuan tersebut membawa paket tahu goreng. Ternyata dalam tahu tersebut terdapat sabu. SH/Red