Surabaya, BeritaTKP.Com – Gempa bumi mengguncang sejumlah kawasan di Jawa Timur, Sabtu (10/4), pukul 14.00 WIB . Gempa berkekuatan 6,1 SR tersebut berpusat di 90 km barat daya Kabupaten Malang dengan kedalaman 25 km.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat mengunjungi lokasi gempa

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meminta masyarakat yang tinggal di bantaran sungai besar, pegunungan dan perbukitan, mewaspadai ancaman tanah longsor dan banjir bandang pasca gempa bumi di selatan Jawa Timur. Informasi yang dirilis BMKG, beberapa wilayah di Jatim mengalami hujan sedang hingga lebat pada Minggu (11/4).

Daerah-daerah yang diprediksi diguyur hujan adalah Kabupaten Probolinggo, Kabupaten Mojokerto,  Kabupaten Blitar, Kabupaten Malang, Kota Batu, Kabupaten Lumajang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Tulungagung.

”Hujan ini dikhawatirkan akan memperbesar potensi bencana susulan berupa tanah longsor dan banjir bandang karena struktur dan kondisi tanah labil,” ujar Khofifah di sela-sela kunjungan ke lokasi gempa di Kecamatan Turen, Dampit, dan Ampel Gading Kabupaten Malang, Minggu (11/4).

Seperti diketahui, gempa bumi telah  mengguncang Kabupaten Malang, Lumajang, dan Blitar serta beberapa daerah di wilayah Jawa Timur, pada Sabtu (10/4) siang. BMKG memperbarui kekuatan gempa menjadi 6,1 magnitudo dari yang sebelumnya tercatat 6,7 magnitudo. BMKG memastikan gempa ini tak menimbulkan ancaman tsunami.

“Tetap waspada, jangan lengah. Jika hujan deras, segera jauhi lereng dan hindari berada di lembah sungai. Cari tempat yang aman, lapang tanpa penghalang,” lanjut Khofifah. /Npr/Red