Gresik, BeritaTKP.Com – Warung kopi atau cafe di kota Gresik, dihimbau tidak mengaktifkan suara keras-keras seperti karaoke, dan dangdutan, untuk menghormati masyarakat sekitar yang beribadah malam Ramadhan.

Petugas lakukan sosialisasi disalah satu cafe di Gresik.

Hal ini agar tidak mengganggu masyarakat yang beribadah salat tarawih atau ibadah malam Ramadhan sehingga bisa fokus beribadah. Larangan ini hanya berlangsung selama sebulan saja.

Seperti ujar Kepala Dinas Satpol PP Gresik, Abu Hasan. Ia menyatakan, selama ini banyak sekali warkop di Gresik yang menyediakan fasilitas karaoke.

“Seperti biasanya, kami minta agar tidak menggunakan pengeras suara untuk warkop. Boleh buka tapi dilarang memakai pengeras suara,” ujarnya Selasa (13/04/2021).

Menurut Abu Hasan, jika dikemudian hari masih ada warkop yang bandel. Ia, bakal mengerahkan personilnya untuk menindak. Bahkan, akan diambil alat pengeras suara tersebut.

“Kami melarang membunyikan pengeras suara di warkop itu agar masyarakat Gresik bisa lebih tenang. Apalagi ketika jam beribadah agar lebih khusuk,” ungkapnya.

Ia menambahkan, terkait dengan imbauan ini pihaknya harus sama-sama menghormati. Apalagi bulan suci Ramadan hanya satu bulan.

“Larangan ini hanya satu bulan saja tidak boleh membunyikan pengeras suara karena imbasnya bisa mengganggu orang yang menjalankan salat tarawih,” ujarnya. AR/Red