UNGKAP KASUS KEJADIAN PERSETUBUHAN TERHADAP ANAK DIBAWAH UMUR

Pada hari Senin tanggal 12 April 2021 PPA menerima laporan perkara persetubuhan terhadap anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 ayat (2) dan/atau pasal 82 ayat (1) UURI NO 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah dengan UU No 35 Th 2014 ttg perubahan atas UU NO 23 th 2002 ttg perlindungan anak dan UU no 17 th 2016 atas perubahan kedua atas UU no 23 th 2002 ttg Perlindungan Anak menjadi Undang Undang
TKP
Dirumah Dsn. Jabon DS Drenges Kec. Kertosono Kab..Nganjuk

PELAPOR
HDA, Blitar 38 th, mengurus rumah tangga, , alamat DS.Mekikis Kec.Purwoasri Kab. Kediri

KORBAN
EGT, Pr, 17, swasta, DS Mekikis Kec.Purwoasri Kab.Kediri.

TERSANGKA
ELS, 19 Th, Swasta, DS.Rowomarto Kec.Patiabrowo, Kab. Nganjuk

SAKSI – SAKSI
1. JVN, Lk, 22 th, swasta, DS.Drenges Kec.Kertosono Kab. Nganjuk.

KRONOLOGIS
Pada hari Senin tgl 12 April 2021 sekira jam 05.00 Wib, pada saat sdri pelapor pulang dari bekerja mendapati anaknya (Korban) sedang menangis ditemani oleh teman- temanya, setelah itu Sdri. Pelapor bertanya “ADA APA KOK MENANGIS ?” dan akhirnya teman- temanya menjelaskan bahwa korban sudah disetubuhi pacarnya sebanyak 3 (tiga) kali. Karena merasa tidak terima atas kebenaran kejadian tsb selanjutnya pelapor melaporkan kejadian tsb ke SPKT Polres Nganjuk guna Proses hukum lebih lanjut.

BARANG BUKTI
– 1 (satu) lembar Visum Et Repertum