Sumenep, BeritaTKP.Com – Para calon kepala desa (cakades), tiga orang dinyatakan terindikasi positif narkoba setelah melakukan tes urine yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumenep.

Salah satu calon kepala desa melakukan tes urin

“Sampai kemarin sudah ada 149 peserta. Dari jumlah itu, ada tiga orang yang terindikasi memakai narkoba,” ujar Kasi Rehabilitasi BNN Sumenep, Satrawi Joyo, Kamis 15/04/2021.

Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sumenep, Moh. Ramli, salah satu persyaratan untuk mendaftar sebagai cakades adalah Surat Keterangan Hasil Pemeriksaan Narkoba (SKHPN) yang dikeluarkan BNN Sumenep.

Tes urine bagi para cakades ini dibuka sejak tanggal 5 April 2021 dan ditutup pada 21 April 2021. Apabila hasil tes urine positif, maka yang bersangkutan tidak boleh ‘nyalon’ di Pilkades.

“Dari hasil klarifikasi, tiga cakades yang terindikasi positif itu mengaku tengah mengonsumsi obat untuk kesehatan. Tapi setelah ditelusuri, obat itu tidak mengandung metamfetamina (zat psikotropika),” terang Satrawi Joyo.

Dari tiga orang tersebut, satu orang terindikasi narkotika, dan dua lainnya terindikasi benzo. “Kami akan menyampaikan hasil tes urine sesuai SHKPN apa adanya,” ungkapnya.

Jadwal Pilkades serentak di Sumenep ditetapkan pada 8 Juli 2021 sesuai keputusan Bupati Sumenep Nomor 188/135/KEP./135.013/221 tentang jadwal hari H pelaksanaan pemungutan suara Pilkades serentak Kabupaten Sumenep yang tertanggal 25 Maret 2021. SH/Red