Gresik, BeritaTKP.Com – Aparat Kepolisian Sektor (Polsek) Manyar, Gresik gencar melakukan razia balap motor liar serta knalpot bising.

Polsek Manyar razia balap liar dan knalpot bising

Razia ini digelar karena knalpot bising menghasilkan polusi suara yang tidak nyaman untuk didengar. Apalagi pengendaranya kerap menggeber motornya saat memacu kendaraannya.

Jalan Raya Betoyo hingga Jalan Raya Sembayat kerap kali dijadikan balapan liar. Balap liar tersebut informasinya sudah sampai ke telinga petugas.

Dari hasil razia itu, petugas mengamankan lima motor yang sudah dimodifikasi habis tidak sesuai dengan standar. Bahkan, menggunakan knalpot after market yang dikatakan mampu meningkatkan performa mesin.

Terkait dengan ini aparat Polsek Manyar mewanti-wanti tidak akan mengeluarkan motor protolan itu dari kantor Polisi sebelum dikembalikan ke bentuk yang standar.

Ancaman ini membuat pemilik motor ciut nyali. Mereka datang ke Mapolsek Manyar membawa knalpot standar lengkap dengan perkakas dan komponen bawaan pabrik.

Alhasil, halaman Mapolsek ini pun berubah menjadi bengkel dadakan. Dimana terlihat para pemilik motor mencopot knalpot bising dan menggantinya dengan knalpot standar.

Ada dua pemilik motor yang membuka bengkel dadakan di halaman Mapolsek Manyar. Diantaranya Rian Nurdianto ,19. pemuda asal Desa Sukorejo, Kecamatan Bungah, dan Adi Prayitno ,24, pemuda asal Desa Bedanten, Kecamatan Bungah, Gresik.

Kedua pemuda itu, memasang kembali komponen pabrikan motornya kembali seperti semula. Setelah terpasang semua, mereka membuat pernyataan secara lisan dan tertulis mengetahui orang tua maupun kepala desa tidak akan mengulangi lagi perbuatannya terlibat balap liar di jalanan.

Kapolres Gresik AKBP Arief Fitrianto melalui Kapolsek Manyar Iptu Bima Sakti Pria Laksana mengatakan, di Bulan Ramadan ini tidak diwarnai balap liar lagi.

“Lebih baik kita meningkatkan ibadah dan amal baik di malam-malam ganjil Ramadhan ini daripada berbuat yang tiada guna, apalagi justru meresahkan masyarakat,” ucapnya.

Petugas juga mengimbau kepada warga jangan ragu melaporkan ke perangkat desa, Bhabinkamtibmas maupun Babinsa apabila ada hal yang meresahkan di sekitar lingkungannya. SH/Red