Tulungagung, BeritaTKP.Com – Pembunuhan yang terjadi pada Sait Lupriadi ,45, yang jasadnya ditemukan di pesisir pantai selatan Tulungagung dengan posisi tengkurap, pelaku ternyata teman dari korban sendiri.

Pelaku dan barang bukti yang berhasil diamankan

Kapolres Tulungagung AKBP Handono Subiakto mengatakan pelaku pembunnuhan tersebut adalah Sugeng Widodo ,31, warga Pagak, Kabupaten Malang.

Selain tersangka polisi juga mengamankan barang bukti sepeda motor, telepon genggam, dan sejumlah uang tunai. Sedangkan dari lokasi kejadian, polisi mengamankan barang bukti sebongkah batu yang digunakan untuk membunuh korban.

“Pelaku pembunuhan ini adalah teman korban sendiri yang sering diajak ke mana-mana oleh korban. Untuk korban alamat KTP-nya Majalengka, tapi dia asli Malang dan tinggal di Malang,” pungkas Handono Subiakto, Senin (3/5/2021).

Aksi pembunuhan itu berawal pada Jumat (23/4) korban dan pelaku berangkat ke jalan-jalan ke Trenggalek. Di kawasan Prigi Trenggalek, keduanya sempat menyambangi arena judi kletek.

“Mereka bermain judi tapi kalah, pungkasnya.

Malam harinya keduanya menuju wilayah Tulungagung melalui Kecamatan Bandung. Selama di tengah perjalanan korban berulang kali memaki-maki pelaku dengan kata-kata kasar dan dituding biang kerok kekalahan judi.

“Dari situlah pelaku ini dendam dan emosi, sehingga sampai di Desa Keboireng, Kecamatan Besuki pada Sabtu dini hari pelaku menghentikan sepeda motor dengan alasan buang air kecil dan istirahat,” jelasnya.

Menurut tersangka Sugeng, di pinggir jalur Pansela itulah ia langsung memukul korban dengan tangan kosong hingga jatuh. Korban sempat berusaha berteriak minta tolong, karena panik akhirnya pelaku mengambil bongkahan batu besar dan dihantamkan ke arah korban.

“Saya hantam pakai batu dua kali, di tengkuk dan dada,” pungkas Sugeng Widodo.

Pasca kejadian itu, pelaku membawa kabur sepeda motor, dompet dan telepon genggam korban ke Malang.

Sedangkan mayat korban ditemukan warga pada Selasa (27/4/2021) dalam kondisi membusuk.

Akibat perbuatannya kini tersangka diamankan di Polres Tulungagung dan dijerat Pasal 339 subsider 338 KUHP, dengan ancaman hukuman 20 tahun penjara. SD/Red