Bupati Nganjuk Novi Rahman Hidayat Kena OTT KPK Terkait Pengisian Perangkat

Nganjuk, BeritaTKP – KPK bekerjasama dengan Direktorat Tindak Pidana Korupsi Badan Reserse Kriminal Polri (Dit Tipidkor Bareskrim Polri) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada Bupati Nganjuk, Novi Rahman Hidayat.

Berdasarkan informasi tim gabungan dari Dit Tipidkor Bareskrim Polri dan KPK melakukan OTT terkait dugaan transaksional dalam pengisian perangkat Nganjuk.

Pascamelakukan OTT, tim gabungan melakukan penggeledahan sekaligus penyegelan, ada tiga ruang yang disegel tim gabungan, salah satunya Ruang Sub Bidang Mutasi Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nganjuk.

Salah satu sumber di KPK menyebutkan telah membawa barang bukti berupa uang ratusan juta rupiah , Senin (10/5/2021), tampak tumpukan uang itu diletakkan di atas laci. Duit tersebut terdiri dari pecahan Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu, belum disebutkan jelas berapa jumlah uang itu, uang itu diduga merupakan suap untuk Bupati Novi terkait jual-beli jabatan di wilayahnya, Novi disebut menetapkan tarif bagi jajarannya untuk mendapatkan jabatan “Untuk camat Rp 100 juta, untuk staf hingga Rp 50 juta,” bisik seorang nara sumber,Senin (10/5/2021).

Menurut salah satu petugas Linmas di Pendopo Pemkab Nganjuk, ada tiga mobil hitam datang ke Kantor BKD. Rombongan dalam mobil itu langsung naik ke Ruang Sub Bidang Mutasi yang ada di lantai dua.

Ruang Sub Bidang Mutasi tersebut kini telah disegel Dit Tipidkor Bareskrim Polri. Aparat juga memasang police line L “Kayaknya tiga tadi, keluarnya tiga mobil,” kata petugas Linmas yang tak mau disebutkan namanya itu, Senin (10/5/2021) dini hari, “Sekitar jam 11-an (malam) keluarnya,” tuturnya.

Hingga berita ini diunggah, baik pihak kepolisian Resor Nganjuk maupun pemkab belum dapat dikonfirmasi.(Dlg)

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda