Lamongan – BeritaTKP.com – Romadhon adalah hari yang penuh mubarok yang di yakini umat muslim seluruh dunia dan hari – hari terahir Romadhon di yakini bagi para calon yang mau mengarungi bahtera rumah tangga di bulan Suci ini.

Tak ayal lagi hari senin tanggal 10 mei 2021 tak tanggung-tanggung 65 pasang calon pengantin  yang sudah mendaftar di Kantor Urusan Agama ( KUA kec. Babat )

Bagi pasangan yang ingin melangsungkan pernikahan, syarat nikah harus dipersiapkan sejak jauh hari. Ini karena dokumen persyaratan nikah terbilang cukup banyak.

Prosedur dan syarat nikah di KUA sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 48 Tahun 2014 Tentang Perubahan atas Peraturan Pemerintah Nomor 47 tahun 2004 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Departemen Agama (DEPAG).

Biaya nikah di KUA sebenarnya gratis atau sama sekali tidak dipungut biaya. Agar tak dipungut biaya, syarat nikah adalah prosesi pernikahan yang dilakukan di kantor KUA dan dilakukan saat jam kerja operasional dari hari Senin sampai dengan Jumat.

Namun jika prosesi akad nikah dilakukan di luar kantor KUA, biaya nikah yang ditetapkan negara yakni sebesar Rp 600.000. Biaya tersebut masuk ke kas negara sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian Agama.

Walaupun pemerintah Sudah menetapkan aturan dan Pengawai KUA Sudah di gaji Pemerintah Masih ada oknum – oknum ( PENGHULU ) yang Memanfaatkan kesempatan Seperti yang dilakukan PENGHULU pegawai KAU Kec. Babat.

Adapun harga pernikahan yang di laksanakan di KUA atau di luar kantor tergolong fantastis dan cenderung memaksa. Kelakuan Si Oknum tanpa tedeng Aling-aling.

Tarif pernikahan di KUA babat terbilang 800 Ribu dan untuk ke hadiran Penghulu ke rumah calon mempelai, Penghulu meminta 200 ribu dan Mudin 100 ribu terang terangan.

Hari yang sama ada salah satu desa yakni Desa Sumurgenuk buluteratai dengan jumlah 10 pasang calon mempelai sudah terkondisi bahwa pernikàhan di laksanakan jam dua dini hari di Masjid An Nur Ds Sumurgenuk dan no urut pernikahan sudah di tentukan,akan tetapi saat hari H sekitar jm 23.30 WIB Si Penghulu Merubah jadwal dengan Via WA Ke 10 Calon Pasangan Pengantin ..!!! sehingga hanya dua calon pasangan pengantin yang di nikahkan di masjid Sumur genuk sekitar jam satu malam.

Secara terpisah hari dan tanggal yang sama Sempat terjadi prihal memalukan dari  65 calon pengantin ada yang tidak mampu yang mana di anggap uang pengurusan 800 ribu sudah termasuk pk penghulu ternyata Pria calon pengantin di suru pulang ngambil uang 300ribu  untuk ongkos penghulu dan mudin terang-terangan ,agar proses pernikahan segera terlaksana dan rela penghulu menunggu.

Ungkap Penghulu di dengar keluarga calon mempelai. ( RED )