PASURUAN, BeritaTKP.Com – Seorang pemuda bernama Nasrullah Ajaib ,22, kini harus mendekam di balik jeruji besi akibat ulahnya yang kedapatan mencuri kambing salah satu warga. Pemuda asal Dusun Kampung Baru, Desa Wates, Kecamatan Lekok, Kabupaten Pasuruan tersebut, nekat melancarkan aksinya pada siang hari dan berhasil mencuri seekor kambing milik salah seorang petani di Desa Jatirejo, Kecamatan Lekok Kabupaten Pasuruan.

Pelaku saat di introgasi oleh pihak kepolisian.

Peristiwa ini dikehui terjadi pada hari Jumat (14/5) yang lalu sekitar pukul 11.30 wib. Saat itu pelaku memang sudah berniat untuk mencuri kambing tersebut. Kebetulan saat itu, bertepatan dengan waktu orang akan melaksanakan salat Jumat. Ia mengendarai motor ke arah Desa Jatirejo, Lekok. Di desa ini, banyak pekarangan milik warga yang digunakan untuk menggembala kambing ternak milik warga setempat.

Setelah tiba, pelaku melihat segerombolan kambing yang sedang ditinggal oleh pemiliknya. Ia berhenti dan menangkap salah satu ekor kambing berusia enam bulan dan diikat lalu dibawa kabur dengan mengendarai sepeda motor milik pelaku tersebut.

“Saat pelaku mengambil kambing dan membawanya kabur, aksinya berhasil diketahui oleh seorang warga yang sedang melintas hendak berangkat salat Jumat menuju masjid terdekat. Namun saksi tidak langsung mengejar si pelaku karena khawatir salat Jumat akan segera berakhir berakhir,” ungkap Kasubag Humas Polres Pasuruan Kota, AKP Endy Purwanto.

Usai salat jumat, saksi memberitahukan peristiwa itu ke Safi’i, pemilik kambing yang berhasil dicuri oleh Nasrullah Ajaib. Berhubung di sekitar Dusun Tegalan, Desa Jatirejo ini sering sekali terjadi pencurian kambing warga sekitar, korban bersama warga beramai ramai mendatangi rumah pelaku.

Sayangnya, pelaku tidak ada di tempat saat warga kerumahnya. Tapi kambing yang dicuri itu disembunyikan dan diikat di belakang rumah pelaku. Akhirnya pemilik kambing melapor ke Polsek Lekok. Setelah diselidiki, sekitar pukul 19.00 wib, polisi  berhasil menangkap sang pelaku saat berada di Desa Sumber Agung, Grati. Pelaku lalu mengakui perbuatannya semuanya.

“Pengakuan pelaku, kambing itu akan dijual ke pasar hewan di Grati. Uangnya digunakan untuk berfoya-foya karena tidak punya uang untuk berfoya-foya pelakupun nekat mengambil jalan pintas ini,” jelas Endy.  [AES/RED]