Nganjuk,BeritaTKP – Rabu (9/6/2021), perwakilan warga Desa Gebangkerep Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk mendatangi kantor Unit 2 Pidum Satreskrim Polres Nganjuk. Dengan didampingi Prayogo Laksono kuasa hukumnya, melaporkan oknum pengusaha yang diduga menggelapkan dana kompensasi pengalihan irigasi desa setempat dari PT Sinta Prima Feedmill.“Kami melaporkan oknum pengusaha inisial BSN ke Polres Nganjuk atas dugaan penggelapan dana kompensasi pengalihan saluran air dari PT Sinta Prima Feedmill.”

Prayogo menjelaskan, kliennya (Samiin dan Sunaryo perwakilan warga) mengetahui kejadian dugaan tindak pidana yang diduga dilakukan BSN saat pertemuan antara warga dan PT Sinta Prima Feedmill di Kantor Kecamatan Baron Kabupaten Nganjuk.“Melalui perwakilannya, saat itu pihak PT Sinta Prima Feedmill menyatakan sudah membayar dana kompensasi saluran air tersebut melalui transfer ke pemilik rekening pribadi BCA Nomor: 8160421933, sebesar Rp 100 juta, atas nama inisial BSN ini,Sepulang dari pertemuan itu, lanjutnya, warga Desa Gebangkerep berinisiatif untuk menanyakan kejelasan dana kompensasi kepada pemerintah desa setempat, Pertanyaan warga itu dijawab melalui surat keterangan yang ditandatangani Warih Ardata Pj. Kepala Desa Gebangkerep Nomor : 005/205/411.502.102/2021, yang menerangkan jika Pemerintah Desa Gebangkerep belum pernah menerima dana kompensasi dari PT Sinta Feed Mill dalam bentuk apapun,” beber Prayogo.

Karena mempunyai bukti yang cukup, lanjut Prayogo, maka pihaknya akan mengawal proses hukum ini sampai dengan adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap“Sebagai kuasa hukum warga, kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk meluruskan permasalahan ini melalui jalur hukum di Polres Nganjuk. Nantinya, kita semua akan bakal tahu kebenarannya, dana kompensasi itu sajatinya diterima siapa,” ujarnya.

Sementara itu, Iptu Nikolas Bagas Yudhi Kurnia Kasat Reskrim Polres Nganjuk ketika dikonfirmasi membenarkan pihaknya menerima laporan itu. Untuk selanjutnya pihaknya akan mendalami laporan tersebut.“Laporan sudah kami terima, dan akan kami dalami dulu laporannya sebelum melakukan penyelidikan lebih lanjut. Setiap laporan yang masuk pasti akan kami tindaklanjut.”

Reporter – Muryati/Dlg