Tulungagung,BeritaTKP – Satlantas Polres Tulungagung, Jawa Timur berhasil mengumpulkan lebih dari 200 unit sepeda motor dari razia jalanan dan patroli balap liar atau bali diJalan Raya Ngantru, Jembatan Ngujang 2, Pasar Wage dan titik lainnya di Kota Tulungagung.

Menurut AKP Muhammad Bayu Agustyan, Kasatlantas Polres Tulungagung, di Tulungagung, “Kendaraan-kendaraan ini terjaring razia yang kami lakukan secara berkala, terutama setiap malam Minggu, kendaraan-kendaraan bermotor roda dua yang terjaring kedapatan menggunakan knalpot tidak standar.”

Razia ini akan terus dilakukan secara rutin karena banyaknya keluhan masyarakat yang terganggu oleh bunyi kendaraan knalpot bising yang kerap berseliweran sambil terus menarik gas kencang hingga memekak telinga.

Selain knalpot brong, kendaraan yang modifikasi tidak sesuai spesifikasi teknik pabrikan juga diperiksa, mulai roda kendaraan yang diganti lebih kecil, knalpot non-standar, serta modifikasi lainnya yang dianggap berbahaya dan mengganggu.”Ada kelengkapan yang diperiksa salah satunya bila kendaraan yang modif-nya tidak sesuai standar, kendaraan yang warnanya tidak sesuai dengan STNK, sebagian kendaraan yang disita bahkan ada yang tidak dilengkapi surat kendaraan alias “bodong”tetap kami sita.”

Bagi pemilik kendaraan yang bisa menunjukkan surat kelengkapan kendaraan boleh membawa kembali motornya asal knalpot dikembalikan ke standar pabrikan.

Dari para pelanggar yang terjaring razia, rata-rata berusia remaja. Mereka dikenakan sanksi pelanggaran dan membuat surat pernyataan untuk tidak melanggar lagi. Jika kedapatan melakukannya lagi, Polisi akan melakukan pemanggilan atas si pelanggar berikut orangtuanya “Akan kami lakukan pemusnahan agar knalpot brong ini tidak digunakan lagi ” jelas Kasatlantas Polres Tulungagung.

Reporter- Dlg