Sehari, Pabrik SGI dan Rumah Warga Dilalap Si Jago Merah

Gresik, BeritaTKP.Com –Kejadian kebakaran perusahaan minyak goreng (migor), PT Sinchen Global Indo (SGI) di Jalan Raya Kedamaean nomor 99, Selasa (20/7), pukul 10.30 WIB. Akibatnya, gudang bahan baku dan mesin produksi pemeras kelapa kopra milik Andik Sasongko itu ludes terbakar.

Anggota PMK Gresik saat melakukan pemadaman di dalam gudang produksi milik PT SGI.

Kepala Pemadaman Kebakaran Gresik Eka Prapangasta menjelaskan, kebakaran diketahui pertama kalinya oleh kepala security Sugeng. Asap tebal keluar dari gudang bahan baku kelapa kopra pembuatan minyak goreng. Sugeng dan karyawan pabrik lain berusaha megendalikan kobaran api, namun api semakin membesar. Terlebih, cuaca panas dan angin kencang. Sampai akhirnya, pukul 11.00 Wib, delapan unit mobil PMK berdatangan mengendalikan api.

Akibatnya, “Konsleting arus listrik didalam gudang bahan baku yang tidak terkontrol oleh pekerja karena posisi perusahaan libur. Api langsung menjalar menghanguskan gudang yang menyimpan bahan baku kopra dan mesin produksi,” pungkas Eka. Pukul 14.00 WIB, api sudah bisa dipadamkan, tidak lagi merambat.  Hanya tahap pendinginan.  Tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut, hanya saja kerugian materiil.

Perusahaan mengalami kerugian sekitar milyaran Rupiah karena seluruh isi gudang bahan baku ludes terbakar dan mesin penggiling kopra ikut ludes terbakar.  Kemudian lanjutnya kebakaran juga disusul  terjadi di sebuah rumah Desa Lowayu, Kecamatan Dukun ludes tebakar. Beruntung mobil pemadam kebakaran segera ke lokasi sehingga tidak menjalar ke rumah sekitarnya.

Dari informasi yang didapat di lokasi kejadian awal kebakaran itu terjadi sekitar pukul 14.35 WIB. Api dengan cepat menghanguskan isi rumah yang diketahui milik Supatmi waega Desa Lowayu RT 20 RW 05, Kecamatan Dukun. Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa, seluruh penghuni rumah berhasil menyelamatkan diri. “Sebelum terjadi kebakaran ada percikan api di dalam rumah korban,” pungkasnya, Selasa (20/7). Beruntung saat proses evakusi petugas di lapangan berhasil cepat memadamkan, sehingga api tidak merambat ke rumah sebelahnya.

Apalagi  dilihat area tersebut merupakan padat penduduk.  “Sudah aman, api berhasil kita padamkan setelah satu jam lebih kemudian dan anggota melakukan pemadaman hingga naik ke atap rumah korban dengan membuka genteng atap yang terbakar untuk dipadamkan,”tandasnya.

Sementara saat ini, dari data PMK Gresik, petugas mencatat sudah menangani kejadian kebakaran sebanyak 140 peristiwa. Data itu terekam mulai Januari 2021 hingga Juli 2021. (Red)