Surabaya, BeritaTKP.Com – Waspada bagi perempuan saat mengenakan perhiasan yang mencolok. Bisa-bisa jadi korban tindak kejahatan. Prasarti (26),  dijambret saat mengendarai motor di Jalan Kapas Krampung, Surabaya. Kalung milik korban ditarik paksa oleh pelaku bernama Umar Faruk (32),  warga Jalan Bulak Banteng Timur Gang Buntu, Surabaya.

Saat kejadian pelaku pun babak belur dihajar massa sebelum diamankan Polsek Tambaksari. Anggota reskrim yang mengamankan pelaku sempat dibuat kewalahan karena si  penjambret mencoba meloloskan diri dengan melawan petugas.

“Kami terpaksa memberi tindakan tegas di kakinya karena pelaku mencoba melarikan diri,” pungkas Kapolsek Tambaksari Kompol M Akhyar, kemarin (27/7). Kejadian penjambretan ini bermula ketika pelaku mencari keadaan  di sekitar Jalan Kapas Krampung, Surabaya.

Saat itu, pelaku melihat korban sendirian mengendarai motor seusai membeli buah. Korban mengenakan perhiasan berupa kalung emas yang memiliki berat sekitar tiga gram. “Pelaku kemudian menjalankan aksinya dengan melaju berlawanan arah dengan motor korban,” papar Akhyar.

Pelaku langsung menarik kalung emas milik korban dan langsung tancap gas mengendarai motornya. Namun, korban yang terkejut merespons dengan meneriaki jambret. Pelaku kemudian dikepung massa yang mendengar teriakan korban. “Pelaku berhasil dikepung dan langsung dihajar massa hingga akhirnya kami amankan,” terangnya.

Akhyar mengungkapkan, Pelaku sudah dua kali ini melakukan jambret emas dengan modus yang sama. Salah satunya di sekitar Jalan Tambakrejo, Surabaya. Hasilnya penjambretannya sudah dijual untuk kebutuhannya sehari-hari. “Pelaku mengincar perhiasan kalung dan rata-rata korbannya yang tidak berjilbab,” ungkap Akhyar.  (Red)