Magetan, BeritaTKP.Com  – Dalam berinisial PYN (50), Salah seorang dalang asal Kabupaten Ngawi, dicokok Satuan Reserse Narkoba Polres Magetan ditangkap bersama salah seorang rekannya KN (53) saat melakukan pesta sabu di sebuah rumah di Desa Ginuk, Kecamatan Karas, Magetan, Selasa (27/7/2021).

Saat gelaran Konferensi Pers di Mapolres Magetan, Polisi menanyai alasan dalang PYN memakai barang haram.

“Kami mendapatkan laporan dari warga. Informasi ada sebuah rumah yang ada di kawasan Kecamatan Karas tersebut. Setelah kami selidiki, kami lakukan pemantauan dan kami tangkap dua pelaku ini,” ungkap Kapolres Magetan AKBP Festo Ari Permana, dalam gelaran press release di Mapolres Magetan, Sabtu (31/7/2021).

Dari tangan pelaku, pihaknya mengamankan 3,87 gram sabu senilai Rp 3,9 juta. Rencananya barang haram tersebut bakal mereka pakai sendiri. Dari pemeriksaan juga diketahui ada satu orang lagi berinisial JN yang kini masih buron.

“Pelaku mengaku kalau dapat barang dari jaringan Lapas Madiun. Yakni dengan cara mengambil dengan sistem ranjau. Dan PYN diajak oleh rekannya KN untuk ambil barang di kawasan Kecamatan Jiwan, Kabupaten Madiun,” katanya.

Pada polisi, PYN mengaku kalau saat ini sedang menganggur dan tak ada kegiatan. Dia sudah menggunakan sabu sejak delapan bulan. Untuk membeli barang itu PYN patungan dengan KN. KN menggunakan uang hasil dari jualan di rumahnya. Sedikit banyak uang dikumpulkan oleh pelaku untuk dibelanjakan barang.

“Karena sepi tanggapan (job) akhir-akhir ini, saya nganggur dan akhirnya saya beli sabu. Saya stres dan akhirnya memilih nyabu untuk mengisi waktu luang,” papar PYN.

Keduanya dijerat Undang-undang RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Dengan hukuman maksimal 20 tahun penjara dan denda maksimal Rp 10 miliar.  (Red)