Madiun, BeritaTKP.Com  – Viral di media sosial, kisah driver ojek online (ojol) rela meminjamkan uang tabungan untuk pemakaman saudara.

Lewat unggahan akun Twitter @Sir_Edwin, Kamis (19/7/2021), itu disukai sebanyak 22 ribu kali.

Dalam cuitannya, driver ojol bernama Edwin ,39, ini mengaku memberikan uang recehan yang selama ini ia menabung.

Dengan hasil uang sebesar Rp 1 juta itu dikumpulkan dari hasil usaha berjualan kue. Rencananya, tabungan tersebut akan digunakan untuk kebutuhan sekolah sang anak. Namun, pria tersebut dan istrinya merelakan untuk membantu saudaranya.

Kisah driver ojek online (ojol) dalam cuitan viral di media sosial.

Berikut cuitan yang diunggah oleh driver ojol tersebut:

Pagi ini pakdhe meninggal dunia, anaknya menelpon utk pinjam uang buat kebutuhan menguburkan dll.

Uang tabungan recehan ini sekitar hampir 1 juta. Tabungan utk sekolah Bintang.

Keuntungan dr jualan Pukis dan Bolen beberapa bulan ini. Yah…kita ikhlaskan ya. Saya ngangguk.

Saya ngangguk sambil senyum ke arah istri. Uang dan Rejeki bisa dicari lagi. Ini kondisinya urgent.

Saya dan istri gak terlalu berharap uangnya kembali, bisa membantu keluarga yg kesusahan, kita sgt ikhlas.

Bagaimana aku takut miskin, sedang aku adlh hamba dr yg Maha Kaya Raya,” tulisnya.

Driver ojol asal Madiun, Jawa Timur, ini mengatakan awalnya dihubungi untuk meminjam uang.

Saudaranya tersebut  membutuhkan uang segera untuk keperluan proses pemakaman.

“Anaknya pakde telepon kalau ada uang mau dipinjam dulu,” pungkasnya, Kamis (5/8/2021).

“Buat acara pemakaman, penguburan, konsumsi untuk yang bantu,” papar Edwin.

Lalu sang istri bertanya padanya soal uang tabungan yang akan dipinjam tersebut.

Sebab, uang hasil selama ojek online dan usaha kue memang dipegang oleh istrinya.

“Istri tanya ke saya, kebetulan saya dan istri ada bisnis kecil-kecilan.”

“Saya ngojek setiap hari hasilnya diserahkan ke dia, nanti siapa tahu ada kebutuhan sekolah anak,” ungkapnya.

“Uang disimpan sama istri, ada uang Rp 10 ribu, Rp 20 ribu, ya (total) hampir Rp 1 juta,” jelas dia.

Setelah meminjamkan tabungan untuk pemakaman saudaranya, Edwin tak berharap uangnya dikembalikan.

Ia pun mengaku sudah ikhlas, meski uang tersebut awalnya untuk kebutuhan pendidikan sang anak.

“Iya, sudah lah, diikhlaskan saja,” paparnya.

“Kita relakan saja, enggak usah memikirkan dikembalikan kapan,” terang Edwin.  (Red)