Pajarakan, BeritaTKP.Com – Diduga mengedarkan sabu-sabu di Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending. Polres Probolinggo juga berhasil membekuk dua pelaku. Dari tangan pelaku berhasil diamankan beberapa barang bukti. Keduanya pun digelandang  ke Mapolres Probolinggo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Digelandang kedua pelaku, Fausi (baju tahanan nomor 75) dan Muhammad Nisar (baju tahanan nomor 44), saat diamankan di Mapolres Probolinggo.

Kedua pelaku pengedar itu adalah Fausi (36), warga Dusun Tengah, Desa Bunten Barat, Kecamatan Ketapang, Madura. Satu lagi adalah  Muhammad Nisar (38), warga Dusun Paoh, Desa Liprak Wetan, Kecamatan Banyuanyar. Mereka ditangkap Minggu (25/7) lalu.

Penangkapan ini bermula saat polisi mendapatkan informasi dari masyarakat sekitar terkait dengan akivitas perdagangan sabu dan konsumsi sabu yang kerap terjadi di wilayah Kecamatan Gending. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti.

“Kami mendapatkan informasi, sehingga kami lakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan laporan tersebut,” pungkas Kasatreskoba Polres Probolinggo, AKP Sujilan saat rilis, Rabu (4/8).

Informasi yang dihimpun kemudian didalami dan mengerucut pada dua orang pelaku. Mendapatkan informasi awal pelaku, akhirnya polisi mengintai gerak-geriknya dan mendapati pelaku sedang berada di Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending. Polisi kemudian membuntuti keduanya, saat melakukan transaksi keduanya pun langsung ditangkap.

“Saat mereka bertransaksi kami tangkap, dari tangan tersangka ditemukan beberapa barang bukti,” katanya.

Dari tangan Fauzi polisi berhasil mengamankan 0.65 gram sabu, bong, dua skrup plastik dari sedotan dan dua korek gas. Sementara dari Muhammad Nisar polisi mengamankan tutup botol modifikasi, satu korek gas, satu gunting kecil, satu bekas plastik klip, satu skrup dari sedotan, dan satu timbangan digital.

“Pelaku tidak dapat berkutik, akhirnya langsung kami amankan, pelaku dijerat pasal 114 ayat 1 subsider 112 ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya minimal 5 tahun penjara,” bebernya.  (Red)