Polres Tuban Diminta Tegas Berantas Mafia solar Ilegal Milik Bahak

Tuban, Berita TKP – Memang banyak sekali cara demi untuk melancarkan aksi untuk meraup keuntungan dari Bahan Bakar Minyak berjenis solar. Usaha ilegal ini sangat menjanjikan banyak keuntungan, sehingga berbagai cara akan dilakukan. Berkedok untuk kebutuhan pertanian dan nelayan Mafia ini tidak segan – segan minta surat ijin langsung kepada Kepala Desa.

Seperti yang terjadi di wilayah hukum Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Cara operasionalnya mengambil di SPBU dengan menggunakan rengkek yang berisi 2 drum dan gerobak yang juga berisi 2 drum. SPBU yang seringkali dibuat sebagai langganan adalah SPBU yang terletak di Desa Sugi Waras dan Desa Wadung Kecamatan Jenu. Untuk penampungan atau penimbunan BBM Solar berada di Desa Sekardadu Kecamatan Jenu. Setelah itu solar diambil menggunakan mobil tangki dari PT. Teladan Makmur Jaya.

Permainan BBM Solar ini sudah tidak asing lagi, tapi untuk memuluskan aksinya dia minta surat ke Kepala Desa. Dengan dalih  apapun, cara ini sangat tidak dibenarkan, apalagi setiap harinya sampai berton – ton yang diangkut, sehingga dapat merugikan pengguna solar yang lainnya dan Pertamina. Pada saat di konfirmasi melalui telepon seluler bos Mafia solar ilegal sebut aja Bahak sulit untuk dihubungi. Alias mati hingga berita ini di rilis belum juga ada konfirmasi ataupun kejelasan dari bos mafia tersebut.

Dodik Firmansyah, SH dari Lembaga Perlindungan Konsumen Lembakum Indonesia (LPK-LI) berharap para aparat penegak hukum Polres Tuban segera bertindak untuk memberantas Mafia BBM ilegal yang selama ini marak beraktifitas, pengambilan BBM jenis solar bersubsidi di dua SPBU dengan jumlah sebanyak 5-10 ton perhari nya.

Bisnis ilegal ini diduga ada persekongkolan jahat mafia BBM ilegal dengan SPBU perlu di tindak lanjuti oleh aparat kepolisian Polres Tuban.

“Ada tindakan yang berkontradiksi dengan UU No.22 Pasal 55 Tahun 2001 Tentang Minyak dan Gas Bumi, dari dan oleh karena itu pihak LPK-LI bertindak untuk aduan serta somasi,” kata Dodik Firmansyah S.H

“Dalam waktu dekat kami akan melayangkan surat Somasi tembusan di beberapa instansi yang terkait  terutama pihak SPBU.” Himbau Dodik Firmansyah saat di mintai keterangan dikantornya yang terletak di Jalan Wonorejo 4/66A Pasar Kembang Surabaya. Bersambung (Red)

Download Apps BeritaTKP di Hp Anda